Bos Mandiri Sekuritas Prediksi IHSG Bisa Sentuh 9.000

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Optimisme terhadap penguatan Indeks Harga Saham Gabungan kembali meningkat seiring proyeksi pelaku pasar bahwa indeks saham Indonesia berpeluang melanjutkan kenaikan. Target level psikologis 9.000 dinilai semakin realistis apabila momentum pasar terus terjaga.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menilai tren kenaikan IHSG menunjukkan arah yang positif. Ia memandang kondisi pasar saat ini belum mengarah pada risiko penurunan besar.

"Saya sih nggak mikir the worst scenario, karena saya yakin kita (pasar modal Indonesia) tetap maju, kita tetap naik," ujar Oki dikutip dari ANTARA, Rabu (25/2/2026). 

Menurut Oki, pencapaian level 9.000 bukan target yang berlebihan apabila kondisi fundamental tetap stabil. Ia menilai peluang tersebut terbuka selama tidak ada gangguan besar dari faktor eksternal.

"It's just a matter of time (IHSG). Kira-kira ada katalis yang memungkinkan kita (pasar modal Indonesia) nggak naik ke atas nggak?" ujar Oki. Ia menilai kenaikan hanya menunggu waktu yang tepat.

Pada penutupan perdagangan terakhir, IHSG menguat 41,40 poin atau sekitar 0,50 persen. Indeks tercatat berada di level 8.322,23 dan masih menunjukkan tren kenaikan.

Pergerakan tersebut memperlihatkan adanya minat investor yang tetap terjaga. Stabilitas pasar dinilai menjadi salah satu faktor pendukung.

Oki menilai kekuatan pasar modal Indonesia ditopang kondisi ekonomi yang relatif stabil. Faktor makroekonomi dinilai masih memberikan dukungan yang kuat.

Menurutnya, fundamental ekonomi nasional menjadi salah satu keunggulan dibandingkan sejumlah negara berkembang lainnya. Stabilitas tersebut membantu menjaga kepercayaan investor.

"Negara kita fundamentalnya bagus, story-nya bagus, makro-nya bagus. Coba lihat listed company yang ada di Bursa kita, yang jelek mungkin ada, tapi mostly itu kan bagus semua. Lihat saja balance sheet top 100 company yang listed, bagus semua. Jadi, saya sih yakin dari fundamental-nya bagus, sekarang tinggal gimana kita recover growth-nya, yang tahun lalu itu bagus, tahun ini harus (bagus)," ujar Oki.

Ia menilai mayoritas perusahaan tercatat memiliki kinerja yang cukup kuat. Kondisi neraca keuangan perusahaan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas indeks.

Kinerja korporasi yang relatif sehat dianggap memberikan fondasi jangka panjang bagi pasar saham. Hal tersebut membantu mengurangi volatilitas berlebihan.

Selain faktor fundamental, reformasi kebijakan pasar modal juga menjadi perhatian. Upaya peningkatan kualitas pasar dinilai penting untuk menarik investor global.

Bursa Efek Indonesia terus melakukan pembaruan kebijakan untuk meningkatkan daya saing pasar modal nasional. Perubahan aturan diharapkan meningkatkan transparansi dan likuiditas.

Pelaksana tugas Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bursa telah berdiskusi dengan MSCI Inc. dan FTSE Russell. Diskusi tersebut berkaitan dengan peningkatan kualitas pasar modal Indonesia.

Salah satu kebijakan yang memasuki tahap akhir adalah aturan pengungkapan kepemilikan saham di atas satu persen. Kebijakan ini juga mencakup penyediaan data investor yang lebih rinci.

Selain itu, bursa telah menyusun aturan mengenai batas minimum free float sebesar 15 persen. Aturan tersebut disiapkan untuk memperkuat struktur pasar.

Tahapan berikutnya adalah pengajuan kebijakan tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk mendapatkan persetujuan. Proses ini menjadi bagian dari reformasi pasar modal.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke Level 8.322, Saham BIPI Jadi Buruan Investor

Langkah pembaruan kebijakan diharapkan meningkatkan kepercayaan investor. Perubahan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat posisi pasar modal Indonesia secara global.

Dukungan fundamental ekonomi dan reformasi kebijakan membuat peluang kenaikan IHSG tetap terbuka. Pergerakan indeks ke level yang lebih tinggi dinilai masih sejalan dengan tren jangka menengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Matel Penusuk Advokat Ditangkap di Bus Saat Melarikan Diri ke Semarang
• 22 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Imsak Semarang Hari Ini 26 Februari 2026, Simak Doa Niat Puasa
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
RI Persilakan AS Kelola Tambang dan Smelter Mineral Kritis, Apa Untungnya?
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
LPS Buka Suara Soal Aksi Pekerja Pakerin, Fokus Pembayaran Klaim Nasabah
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bertemu Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Komitmen Perjuangkan Solusi 2 Negara
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.