Kantor Imigrasi Pohuwato di Gorontalo Segera Beroperasi

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO, – Kantor Imigrasi di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dipastikan akan segera beroperasi. Hal ini menyusul percepatan pembangunan gedung kantor yang saat ini masih berlangsung, seperti yang disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo, Dandi Permana, pada Rabu.

Menurut Dandi, pembentukan kantor baru ini bertujuan untuk mengembangkan semangat dalam mengawasi orang asing, terutama di wilayah perbatasan bagian barat Provinsi Gorontalo, yakni di Kabupaten Pohuwato yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah. "Proses pembangunan kantor sementara dilakukan, saat ini kantornya belum selesai. Nantinya, kantor ini akan menjangkau pengawasan di Pohuwato dan Kabupaten Boalemo," katanya.

Dandi menegaskan bahwa pihaknya melakukan pengawasan orang asing setiap hari. Ia juga meminta maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pengawasan yang dilakukan. Hal ini diungkapkan dalam pertemuan resmi bersama Komisi I DPRD Gorontalo Utara, menanggapi laporan warga mengenai Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke wilayah tersebut tanpa dokumen yang sesuai.

Lebih lanjut, Dandi menjelaskan bahwa jika ke depan di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara terbentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pihaknya berencana mendirikan pos sebagai perpanjangan tangan Imigrasi Gorontalo. "Kita pastikan pengawasan orang asing yang masuk Gorontalo, termasuk Gorontalo Utara, terus dilakukan secara optimal," tambahnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diduga Melanggar Hak Pekerja Migran, KP2MI Hentikan PT Bahtera Tullus Karya
• 44 menit laludisway.id
thumb
Lemahnya Pengolahan TKP Tewasnya Arianto Tawakal di Tual
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Polda Metro Gagalkan Peredaran 35 Cartridge Etomidate, Dibungkus Plastik Ferrari
• 18 jam laludisway.id
thumb
Beasiswa dari Negara, Bangga Anak Jadi WNA
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tokoh Publik yang Menerima Beasiswa LPDP
• 9 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.