PENYERANG Aston Villa, Tammy Abraham, menegaskan bahwa timnya belum menutup pintu untuk bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.
Meskipun Aston Villa saat ini menghadapi tantangan berat untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen, Arsenal, Abraham percaya bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi di sisa kompetisi.
"Siapa yang tahu apa yang akan terjadi? Kami tidak terlalu jauh dari Arsenal yang berada di puncak. Kami harus terus berjuang," tegas Abraham seperti dilansir beIN Sports, Kamis (26/2).
Baca juga : Tammy Abraham Resmi Kembali ke Pelukan Aston Villa
Pernyataan ini mencerminkan mentalitas skuad asuhan Unai Emery yang terus menjaga asa di papan atas.
Abraham sendiri baru saja membuktikan perannya sebagai penyelamat tim saat mencetak gol penyeimbang pada menit ke-88, yang memastikan hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, Sabtu (21/2) lalu.
Gol krusial tersebut menjadi bukti ketajaman dan ketenangan sang penyerang di saat-saat genting.
Baca juga : Reuni di Villa Park, Tammy Abraham Segera Rampungkan Kepindahan ke Aston Villa
Kendati demikian, realitas di klasemen menunjukkan jalan terjal bagi The Villans. Hasil imbang kontra Leeds membuat Aston Villa kini tertinggal 10 poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen.
Di sisi lain, Manchester City juga kokoh berada lima poin di atas Villa. Persaingan di zona Liga Champions pun semakin panas dengan kebangkitan Manchester United yang kini hanya terpaut tiga poin, serta ancaman dari Chelsea dan Liverpool yang masih membayangi posisi empat besar.
Menanggapi ketatnya persaingan tersebut, Abraham mengaku tidak ingin terlalu terbebani oleh jarak poin. Ia lebih memilih untuk fokus pada konsistensi performa tim di setiap laga yang tersisa.
"Kami senang dengan posisi kami saat ini, tetapi jaraknya sangat tipis, jadi kami harus terus berjuang dan terus percaya pada diri sendiri," tambah Abraham.
Sebagai langkah awal untuk kembali ke jalur kemenangan, Aston Villa dijadwalkan menghadapi juru kunci Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux pada Sabtu (28/2/2026). Laga ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi Villa untuk mengamankan tiga poin krusial.
Di pihak lawan, Wolverhampton tengah dalam kondisi terpuruk. Tim asuhan mereka baru saja menelan kekalahan pahit 0-1 dari Crystal Palace di Selhurst Park, pekan lalu, akibat gol menit akhir dari Evann Guessand.
Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif ke-20 bagi Wolves dari 28 pertandingan yang telah mereka lakoni musim ini, sekaligus menempatkan mereka dalam posisi yang sangat rentan.
Bagi Villa, konsistensi di laga kontra tim papan bawah seperti Wolves akan menjadi penentu apakah mereka mampu terus memberikan tekanan kepada para pesaing di papan atas, atau justru akan tersingkir dari persaingan perebutan gelar juara hingga akhir musim. (Ant/Z-1)




