Presiden Prabowo Subianto tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), pada Rabu (4/2). Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Prabowo dan rombongan mendarat di Bandar Udara Presidential Flight, Abu Dhabi sekitar pukul 18.00 waktu setempat.
Kedatangan Prabowo disambut oleh Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Al Mazrouei, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, Duta Besar PEA untuk RI Abdulla Salem Obaid Salem AlDaheri, dan Atase Pertahanan KBRI Abu Dhabi Brigjen Tony Aris Setiawan.
Dari bandara, Prabowo dan rombongan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Abu Dhabi.
Berdasarkan keterangan Sekretariat Presiden, Prabowo diagendakan akan bertemu dengan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia–UEA.
Disambut Mahasiswa dan DiasporaKedatangan Presiden Prabowo disambut mahasiswa dan diaspora Indonesia yang berada di UEA.
Naufal Ahmad Sofyan, mahasiswa S1 di Muhammad bin Zayed University for Humanities, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) UEA, mengaku sangat terkesan bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara. Menurutnya, Presiden pun menyambutnya dengan hangat dan penuh perhatian.
“Kesan dalam menyambut Pak Prabowo adalah sangat senang sekali dan bahagia. Kebetulan kita bisa menjabat tangan beliau dan sangat mengesankan bagi kami. Terutama Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden yang terhebat,” ujar Naufal.
Naufal berharap, kunjungan Prabowo ini dapat makin mempererat hubungan kedua negara. Sebagai mahasiswa, ia telah merasakan langsung dampak dari hubungan baik kedua negara tersebut dalam bidang pendidikan.
“Semoga dengan kehadiran Bapak Presiden, setiap tahunnya bahkan bisa mempererat hubungan dengan baik, hubungan bilateral, hubungan antar kedua negara yang mana itu berimbas pada segi ekonomi maupun segi pendidikan. Dan salah satunya kita termasuk menjadi imbas dari hubungan yang baik antara Presiden dengan Uni Emirat Arab,” jelasnya.





