Atalanta Comeback! Menang Dramatis 4-1 Kontra Dortmund, Penalti Injury Time Jadi Penentu

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Atalanta lolos secara dramatis ke babak 16 Besar Liga Champions UEFA, memenangkan laga intens kontra Borussia Dortmund di New Balance Arena dengan skor akhir 4–1, Kamis (26/2/2026) dini hari.

Alhasil, kendati memasuki lapangan dengan status tertinggal dua gol atas laga leg pertama di Signal Iduna Park pekan lalu, La Dea sukses membalikkan keadaan menjadi agregat akhir 4–3.

Tuan rumah tampak berapi-api sejak menit-menit awal demi mengejar ketertinggalan. Bahkan, anak asuh Raffaele Palladino sampai-sampai mendominasi total selama lima menit pertama.

Benar saja, aksi duet pemain sisi kiri Atalanta, Lorenzo Bernasconi dan Nicola Zalewski berhasil menembus ruang kosong di sayap kiri. Umpan silang rendah Bernasconi yang gagal dihalau dua bek Dortmund berakhir gol tap-in mudah buat Gianluca Scamacca di menit ke-5.

Tiga bek dan para gelandang klub tuan rumah asal kawasan Bergamo itu pun patut diacungi jempol selama babak pertama, sebab bisa memberikan sapuan dan intersepsi yang membuat permainan Dortmund tak berkembang.

Mereka juga membuat banyak sepakan tempat sasaran buat mengetes penjagaan kiper Si Hitam-Kuning, Gregor Kobel. Beberapa yang mencolok adalah percobaan Zalewski dari kiri Mario Pasalic dari tengah, dan percobaan sayap kanan gaek, Davide Zappacosta.

Baca Juga

  • Prediksi Atalanta Vs Dortmund: Berebut Tempat Jumpa Arsenal dan Bayern Munchen
  • Gasperini Pede AS Roma Masuk Liga Champions Musim Depan, Pamer Prestasinya Bareng Atalanta
  • Coppa Italia: Atalanta Bantai Juventus yang Dominan Tapi Mandul

Namun, Dortmund sebenarnya tak kalah apik dalam jual-beli serangan tempo cepat, terutama berbekal kecepatan lari Maximilian Beier. 

Sayangnya, sebagian besar tembakan dari Guirassy dan Brandt mentah di tangan kiper tuan rumah, Marco Carnesecchi. Sementara satu tembakan terkena tiang.

La Dea justru bisa menyamakan agregat tepat sebelum turun minum, berkat penetrasi apik Zappacosta ke zona tengah lapangan untuk membangun skema switch of play. 

Bernasconi pun melakukan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti, tapi dimentahkan Kobel.

Beruntung, bola muntah kembali ke Zappacosta di luar kotak penalti, dan ketika sepakan kerasnya ke arah gawang membentur bek Dortmund, Bensebaini, bola justru masuk ke gawang.

Babak kedua berjalan lebih panas, seiring agregat 2-2 yang membuat nasib keduanya akan ditentukan selama 45 menit ke depan.

Tempo dan intensitas permainan pun tak kalah tinggi ketimbang babak pertama. Dortmund tampak mengalami kemajuan dan banyak membuat peluang emas, kendati terlewatkan oleh Beier maupun Brandt. 

Petaka bagi tim tamu berlanjut sekitar menit ke-56, saat lemparan jauh Bernasconi ke dalam kotak penalti berhasil dihalau, Atalanta tetap menguasai bola kembali sampai ke kaki kapten Marten de Roon.

Sang Kapten tanpa pikir panjang langsung mengirim umpan silang yang mendarat sempurna untuk ditanduk oleh Pasalic buat merobek jala gawang Kobel. Atalanta semakin dekat menuju comeback!

Hanya saja, angin sempat mengarah ke Dortmund ketika Manajer Niko Kovac menyuntik energi skuad dengan para pemain pengganti berimpak signifikan, terutama Yan Couto, Fabio Silva, Carney Chukwuemeka, dan Karim Adeyemi.

Intensitas Dortmund dalam berduel menjadi lebih baik. Dua nama terakhir pun sempat memberikan harapan buat Die Borussen setidaknya mengimbangi tuan rumah. 

Kombinasi satu-dua mereka berhasil membawa bola ke ruang kosong di dalam kotak penalti, sehingga gawang Carnesecchi akhirnya robek berkat tendangan kaki kiri Adeyemi. Agregat pun menjadi 3–3. 

Sayangnya, pada menit injury time saat Dortmund sedang dalam momentum menyerang, tuan rumah mendapat serangan balik dari Pasalic lewat sayap kiri.

Pemain pengganti Scamacca sebagai juru gedor Atalanta, Nikola Krstovic siap menyambut di depan gawang Kobel dengan tandukan rendah. 

Nahas, wajah Krstovic membentur kaki Bensebaini yang coba melakukan penyelamatan tergesa. Krstovic sampai harus dirawat karena mengucurkan darah.

Namun, pengorbanan Krstovic tampaknya tak sia-sia, sebab wasit memutuskan memberikan penalti setelah mengecek VAR.

Akhirnya, pemain nomor 10 Atalanta, Samardzic resmi menjegal Dortmund dari Liga Champions UEFA berkat eksekusi apiknya dari titik putih ke sudut atas gawang.

Laga intensitas tinggi ini tergolong seru, bertabur kemampuan saling jegal skema build-up, dilanjutkan jual-beli serangan tempo cepat dari keduanya begitu mendapat bola.

Tak heran, tekel antara tuan rumah dengan tim tamu mencapai 20:18, intersepsi 9:20, sementara sapuan tembus hingga 22:25 kali.

Perbandingan tembakan Atalanta dengan Dortmund pun melimpah, tembus 15:7 dengan tendangan tepat sasaran 9:4.

Sayap kanan La Dea, Davide Zappacosta mendapat rating tertinggi dengan nilai 8,4 berkat kemampuan ofensif sekaligus defensif yang sama-sama mencolok, serta keberhasilan mencetak satu gol.

Berikutnya, Atalanta akan menjalani laga berat pada babak 16 Besar Liga Champions UEFA, karena akan melawan Arsenal atau Bayern Munchen, tergantung hasil undian pada akhir pekan nanti.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awas Banyak SMS Penipuan, Cek Beda Link eTilang Palsu dan Asli
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Di Sejumlah Wilayah Rentan, Qurban Membantu Perluas Akses Pangan Bergizi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kecelakaan Truk Muatan Telur vs Dump Truk di Ngawi, 5 Orang Luka-luka
• 33 menit lalukumparan.com
thumb
Rupiah Naik 41 Poin ke Rp16.759 per USD
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tips Mengubah Hobi Main Game Jadi Bisnis yang Terstruktur
• 33 menit lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.