Sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) menabrak pembatas beton saat mencoba lepas landas dari jalan raya selama latihan darurat di wilayah Filipina. Lima personel militer AS yang ada di dalam pesawat itu mengalami luka-luka.
Insiden yang melibatkan pesawat militer AS tersebut, seperti dilansir Associated Press, Rabu (25/2/2026), terjadi di ruas jalan lingkar beton di kota Laoac, Provinsi Pangasinan, Filipina, pada Selasa (24/2) sore waktu setempat.
Laporan para pejabat Filipina menyebut seorang pilot dan dua personel militer AS dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Dua personel militer AS lainnya yang juga mengalami luka-luka mendapatkan perawatan medis di lokasi kejadian.
Dituturkan tiga pejabat Filipina, yang tidak disebut namanya, kepada Associated Press bahwa latihan yang melibatkan pesawat angkut Angkatan Udara AS itu direncanakan dan telah dikoordinasikan sepenuhnya dengan otoritas sipil, polisi dan militer Filipina.
Dalam latihan itu, pesawat angkut militer AS melakukan pendaratan dan lepas landas dari "zona pendaratan alternatif".
Menurut salah satu pejabat Filipina yang dikutip Associated Press, pesawat militer AS itu berhasil melakukan pendaratan selama "aktivitas yang diawasi", namun tiba-tiba berbelok saat melakukan lepas landas.
Disebutkan bahwa latihan unik semacam itu diperlukan untuk mempersiapkan pasukan militer dalam menghadapi semua jenis situasi darurat, termasuk ketika bandara dan landasan biasa tidak dapat diakses selama topan dan gempa bumi.
(nvc/nvc)





