Pasca berkunjung ke Museum Kartini di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem hari ke-5 berlanjut ke Jawa Timur. Agenda difokuskan pada konsolidasi bersama DPW Partai NasDem Jawa Timur, khususnya di Dapil 9 (Bojonegoro dan Tuban) serta Dapil 10 (Lamongan dan Gresik).
Dalam forum konsolidasi, Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa menyampaikan sejak awal kemunculannya, Jawa Timur merupakan salah satu basis kekuatan utama NasDem, baik di tingkat provinsi maupun di Pulau Jawa secara keseluruhan.
"Di awal berdiri, Jawa Timur adalah kekuatan utama kita. Akseptabilitasnya bahkan lebih tinggi dibanding provinsi lain di Pulau Jawa. Itu harus kita kembalikan," ujar Saan dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).
Saan mengungkapkan Safari Ramadan bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi bagian dari strategi memperkuat kembali wilayah-wilayah yang pernah menjadi basis kokoh partai. Secara terbuka, ia menyampaikan keinginannya untuk memastikan seluruh dapil di Pulau Jawa terisi pada Pemilu 2029.
"Saya punya kemauan dan tekad, bersama jajaran pengurus yang ikut Safari Ramadan ini, bahwa pada 2029 seluruh dapil di Pulau Jawa harus terisi. Itu bukan target ringan, dan tentu membutuhkan pengorbanan," tegasnya.
Ia menegaskan jalan menuju target tersebut hanya satu, yakni kerja keras yang sistematis. Adapun kerja pertama yang tidak bisa ditawar adalah membangun struktur partai secara menyeluruh.
"Tidak ada partai yang kuat dan siap menang jika strukturnya tidak terbangun dengan baik. Kita bisa melakukan banyak hal, tapi kalau strukturnya keropos, tidak tertata, tidak terkelola, maka semuanya akan sulit-bahkan tidak mungkin," ucapnya.
Saan menilai struktur bukan sekadar daftar kepengurusan, melainkan mesin politik yang harus hidup dan bekerja. Tanpa fondasi organisasi yang rapi dan masif, kemenangan hanya akan menjadi wacana.
Ziarah ke Makam Sunan Giri
Usai konsolidasi, agenda Safari Ramadan ditutup dengan ziarah ke makam Sunan Giri bersama jajaran DPW dan DPD setempat. Ziarah tersebut menjadi bagian dari tradisi Safari Ramadan yang memadukan konsolidasi organisasi dengan refleksi nilai-nilai perjuangan.
Saan mengatakan jejak sejarah yang ditinggalkan para ulama bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi ruang kontemplasi untuk menata kembali orientasi perjuangan.
"Ziarah ini adalah pengingat bahwa perjuangan beliau dalam mensyiarkan agama islam di Indonesia sekaligus mendoakan beliau," paparnya.
Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, Saan menyampaikan Safari Ramadan di Jawa Timur memadukan dua hal, yakni penguatan struktur sebagai fondasi kemenangan, dan perenungan sejarah sebagai penjaga arah perjuangan.
Bagi NasDem, langkah menuju 2029 bukan hanya soal strategi elektoral, tetapi juga menjaga spirit dan kesadaran bahwa kekuatan politik harus bertumpu pada organisasi yang sehat dan niat yang lurus.
Sebagai informasi, agenda kegiatan konsolidasi berlangsung di Bojonegoro dan Gresik pada Rabu (25/2/2026). Usai konsolidasi Dapil 9 dan agenda buka puasa bersama di Bojonegoro, kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi Dapil 10 di DPD Partai NasDem Gresik.
Pertemuan tersebut melibatkan tokoh masyarakat dan para ulama setempat, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring sosial dan memperkuat akar partai di tingkat daerah.
(anl/ega)





