Bursa Asia Melejit! Nikkei 225 Jepang Cetak Rekor Baru Dipicu Efek Takaichi Trade

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026. Penguatan dipimpin indeks Jepang, Nikkei 225, yang kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa seiring meningkatnya optimisme investor terhadap kebijakan ekonomi pro-pertumbuhan pemerintah Jepang.

Indeks Nikkei 225 melonjak 1,1 persen ke level 59.199,31, memperpanjang reli rekor selama tiga sesi berturut-turut. Sementara itu, indeks Topix yang mencerminkan pergerakan saham lebih luas juga naik 1,45 persen dan menembus level tertinggi baru.

Baca Juga :
Ringgit Malaysia Makin Kuat Terhadap Dolar AS, Bagaimana Nasib Rupiah?
IHSG Rebound Didukung Sektor Industri dan Komoditas, Cek 3 Saham Top Gainers di Jajaran LQ45

Reli pasar saham Jepang didorong oleh fenomena yang dikenal sebagai Takaichi trade, yakni optimisme investor terhadap kebijakan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang dinilai pro-pertumbuhan. Investor memperkirakan kebijakan fiskal ekspansif dan moneter longgar akan mendorong kenaikan saham, meski berpotensi melemahkan yen.

Sentimen positif semakin kuat setelah pemerintah Jepang menunjuk Ayano Sato dari Aoyama Gakuin University dan Toichiro Asada dari Chuo University sebagai anggota baru dewan bank sentral (Bank of Japan/BoJ). Keduanya dikenal memiliki pandangan kebijakan moneter yang cenderung dovish, atau mendukung stimulus ekonomi.

Kedua pejabat ini akan menggantikan anggota dewan sebelumnya yang masa jabatannya berakhir pada Maret dan Juni mendatang. Langkah ini memperkuat ekspektasi bahwa Jepang akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Penguatan pasar juga terjadi di kawasan Asia lainnya. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1,65 persen sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,57 persen.

Saham perusahaan produsen chip di negara Gingseng menjadi pendorong utama. Saham Samsung Electronics naik 1,97 persen disusul lonjakan saham SK Hynix sebesar 2,26 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik 0,8 persen dan turut mencetak rekor tertinggi baru. Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan lebih tinggi di level 26.947 melampaui posisi penutupan sebelumnya di 26.765,72.

Penguatan bursa Asia tidak terlepas dari sentimen positif dari Wall Street. Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat didorong oleh lonjakan saham teknologi, terutama Nvidia dan Oracle.

Indeks S&P 500 naik 0,81 persen ke level 6.946,13 dan Nasdaq Composite melonjak 1,26 persen menjadi 23.152,08. Indeks Dow Jones Industrial Average juga naik 307,65 poin atau 0,63 persen ke level 49.482,15.

Baca Juga :
Bursa Asia Melonjak Tajam Ikuti Reli Wall Street, Sentimen AI dan Geopolitik Gerakkan Pasar Global
IHSG Dibuka Menghijau namun Dibayangi Koreksi Imbas Ketidakpastian Tarif Trump
IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Variatif Menanti Kejelasan soal Tarif Trump

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono Sebut Yordania Dukung Indonesia Kirim Pasukan ke Gaza
• 8 jam laluokezone.com
thumb
PDIP Ingatkan MBG Jangan Korbankan Fasilitas Sekolah dan Kesejahteraan Guru
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
SKK Migas Sebut FID Proyek Geng North–Gendalo Milik Raksasa Migas Italia Rampung Pekan Depan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
7 Tanda Tekanan Darah Tinggi yang Sering Diabaikan & Cara Mengatasinya
• 28 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Alex Noerdin Tutup Usia, Kejagung Pastikan Kasus Pidana Korupsi Disetop!
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.