REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, tampak berjalan normal pada Rabu (25/2/2026). Truk-truk kontainer keluar-masuk area terminal peti kemas seperti biasa, namun, tidak terlihat deretan kendaraan pikap Mahindra Scorpio yang sedang ramai diperbincangkan tampak tengah dibongkar muat.
Upaya penelusuran Republika ke sejumlah titik dermaga dan kawasan sekitar terminal kendaraan tidak menunjukkan adanya aktivitas bongkar muat mobil itu secara kasat mata. Sejumlah area di dalam pelabuhan juga diberi penanda sebagai area terbatas dengan akses restriktif.
Baca Juga
Banggar DPR Sarankan Agrinas tak Perlu Impor Mobil, Perkuat Saja Industri Dalam Negeri
Impor 105 Ribu Pikap dari India Disorot, Agrinas Tunggu Keputusan
Agrinas Akan Kelola Lahan Perkebunan yang Izinnya Dicabut Prabowo
Republika sempat menanyakan keberadaan unit tersebut kepada petugas keamanan di beberapa pos masuk kawasan pelabuhan. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi kendaraan pikap yang dikabarkan telah mendarat dengan jumlah mencapai 1.000 unit itu.
“Kalau di sini kebanyakan mobil-mobil lokal, bukan (yang dari India),” kata petugas keamanan di lokasi, Rabu (25/2/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Petugas tersebut kemudian menyarankan agar pencarian dilakukan di dermaga IKT, yang menurutnya kerap menjadi lokasi bongkar muat kendaraan impor.
“Iya coba masnya cari di IKT, di sini nggak ada,” katanya.
Sementara itu, petugas keamanan lainnya di IKT membenarkan bahwa sebagian besar mobil impor biasanya dibongkar muat di dermaga tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan peliputan di area itu memerlukan izin khusus dari pengelola.
“Jadi di sini kalau mau ambil gambar atau video ada peraturannya bang,” katanya.
“Mobil luar dari sini semua, tapi rincinya saya nggak tahu. Kalau dari luar banyak sih, nggak dari India doang,” katanya menambahkan.
Ketika ditanya mengenai kabar kedatangan sekitar 1.000 unit pikap Scorpio, petugas tersebut tidak memberikan jawaban pasti. “Kalau yang hari ini bongkar itu kapal mercury punya BKJ, tapi nggak tahu mobilnya kan banyak, kalau yang kemarin nggak tahu si bang,” katanya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)