PT Soechi Lines Tbk (SOCI) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD7,6 juta pada tahun buku 2025. Angka ini anjlok 55,28% dibandingkan capaian 2024 yang mencapai USD17,13 juta.
Manajemen SOCI dalam keterbukaan informasi yang dilansir Kamis (26/2), menyatakan bahwa penurunan laba tersebut dipengaruhi oleh rugi atas pelepasan aset tetap neto sebesar USD7,6 juta, terkait penjualan dua unit kapal pada 2025. Manajemen menegaskan bahwa rugi tersebut bersifat nonkas (non-cash item).
"Kedua kapal yang dilepas Perseroan tersebut telah memberikan kontribusi pendapatan selama hampir 15 tahun untuk Perseroan. Keduanya masing-masing telah berusia 25 tahun dan 30 tahun. Perseroan memiliki kebijakan untuk melepas kapal yang usianya telah tinggi dan tidak lagi efisien dalam kegiatan operasioanalnya. Perseroan akan melihat peluang untuk mengakuisisi kapal dengan usia yang lebih rendah," kata manajemen.
Di sisi operasional, EBITDA sepanjang 2025 tercatat USD62,9 juta, tumbuh 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didukung oleh marjin profitabilitas yang solid, dengan marjin EBITDA naik menjadi 40,5% dari 37,0% pada 2024.
Baca Juga: Maybank Indonesia (BNII) Cetak Laba Rp1,66 Triliun pada 2025, Melonjak 48,5%
Dari sisi pendapatan, SOCI membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar USD155,3 juta pada 2025. Rinciannya, segmen pelayaran menyumbang USD135,5 juta, segmen galangan kapal USD19,7 juta, serta pendapatan lain-lain sebesar USD44,8 ribu.
Pada segmen pelayaran, pendapatan berasal dari time charter sebesar USD115,1 juta dan spot charter USD20,4 juta. "Secara keseluruhan, industri penyewaan kapal tanker masih sangat baik sepanjang tahun buku 2025, baik untuk permintaan penyewaan di pasar Indonesia maupun untuk pelayaran internasional. Perseroan mencatat utilisasi rata-rata armada kapal pada tingkat ±86% pada 2025," ujar manajemen.
Sementara itu, segmen galangan kapal menangani 37 unit kapal sepanjang 2025, yang mayoritas berupa pekerjaan dry docking dan reparasi. Perseroan melihat prospek segmen perawatan dan perbaikan kapal tetap menjanjikan, mengingat setiap kapal wajib menjalani perawatan rutin agar tetap layak operasi.
Baca Juga: Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Ambles 73,86% di 2025
Dari sisi neraca, hingga akhir 2025 total aset tercatat USD603,52 juta, naik tipis dari USD602,68 juta pada 2024. Liabilitas turun menjadi USD196,87 juta dari USD202,29 juta, sedangkan ekuitas meningkat menjadi USD406,65 juta dari USD400,39 juta.
Meski laba tertekan akibat faktor nonkas, kinerja operasional dan struktur keuangan SOCI menunjukkan fondasi yang tetap solid memasuki tahun berikutnya.





