Petugas Damkar Khairul Diintimidasi Usai Konten Helm: Hati-hati Kalau Lagi Kerja

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com- Anggota pemadam kebakaran Kota Depok Khairul Umam, menyebut tekanan yang ia alami tidak hanya datang melalui pesan pribadi, tetapi juga dalam akun media sosial pribadinya.

Menurut Khairul, setelah konten edukasi mengenai fungsi helm beredar, banyak orang mencari akun pribadinya di media sosial.

Ia mengaku kolom komentar di akun TikTok miliknya dipenuhi berbagai tanggapan, termasuk komentar bernada negatif dan intimidasi.

“Di TikTok tuh banyak tuh yang komen. Kalau di IG tidak terlalu banyak, di TikTok banyak dan saya nggak tanggepin,” kata Khairul kepada Kompas.com, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Petugas Damkar Depok Khairul Umam Tetap Terus Buat Konten meski Dapat Teror

Di media sosial, anggota Damkar Kota Depok itu juga menerima banyak pesan pribadi yang memintanya berhati-hati.

Pesan tersebut dikirim melalui fitur Direct Message (DM) dan berisi peringatan serupa dengan intimidasi yang sebelumnya ia terima melalui WhatsApp.

“Banyaknya nge-DM minta hati-hati kalau lagi kerja segala macam,” katanya.

Di pesan pribadi WhatsApp, pengirim melontarkan kalimat bernada intimidatif, sekaligus menyebut data pribadi dirinya dan keluarganya.

Khairul mengatakan, pelaku menyebut alamat lengkap rumahnya serta alamat rumah istrinya.

Selain itu, pengirim pesan juga mengetahui nama orangtuanya.

Baca juga: Petugas Damkar Diteror Usai Bikin Kontem Helm, Alamat Rumah dan Data Keluarga Disebut

Meski mendapat tekanan Khairul memastikan kondisi keluarganya dalam keadaan aman.

Ia menegaskan konten yang dibuatnya bertujuan edukasi dan hiburan, serta tidak ditujukan untuk menyindir pihak tertentu.

“Alhamdulillah untuk saat ini buat keluarga sih masih aman-aman saja ya. Meskipun dia (pengirim pesan) menyampaikan alamat lengkap rumah saya dan rumah istri saya. Untungnya dia nggak tahu alamat rumah orangtua saya. Iya, tapi gue tahu, nyebut nama orangtua dan nama bapak saya,” kata Khairul.

Untuk diketahui, Khairul membuat konten yang menjelaskan fungsi helm sebagai alat pelindung keselamatan kerja.

Dalam video tersebut, ia menyebut helm dirancang untuk melindungi kepala dari benturan, bukan untuk melukai.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Petugas Damkar Diteror Usai Bikin Konten Soal Helm: Katanya Tunggu Saya, Ada Kejutan

Konten itu kemudian banyak ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai sindiran terhadap kasus dugaan kekerasan oleh aparat kepolisian yang menewaskan seorang pelajar setelah diduga dipukul menggunakan helm.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IIF dan Danareksa tandatangani kerja sama ESG kawasan industri
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Purbaya Terbitkan Dimsum Bond, Perluas Basis Investor Global
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
BeauPicks: 15 Makeup Terbaru yang Rilis di Februari 2026, Siap-siap Borong!
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
KPAI Sebut Perdagangan Bayi via Medsos Terorganisir, Manfaatkan Celah Adopsi
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur: KKP alokasikan Rp10 triliun, bangun sektor kelautan di NTT
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.