Sudah di Bandara, Tiket-Visa Umrah Belasan Warga Sukabumi Ini Ternyata Palsu

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Sebanyak 14 jemaah asal Kabupaten Sukabumi gagal berangkat umrah lantaran dokumennya dimanipulasi oleh perusahaan travel. Dokumen mulai dari tiket pesawat hingga visa mereka ternyata hanya hasil manipulasi digital.

Peristiwa memilukan ini terungkap saat para jemaah yang didampingi pemilik agen travel, Ucup Junansyah dan Zulfat, hendak memberangkatkan belasan orang ke Tanah Suci pada November tahun lalu. Namun, setiba di bandara, pihak maskapai menyatakan dokumen mereka tidak valid sampai akhirnya para jemaah telantar selama empat hari empat malam di bandara.

"Tiba di sana, ternyata visa tidak ada, tiket tidak ada, apalagi hotel di sana juga tidak ada. Pokoknya tidak jadi berangkat, padahal uang sudah masuk semua ke dia," kata Ucup Junansyah di Mapolres Sukabumi dilansir detikJabar, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Kasus Terduga Penipu Umrah Ditangkap Ibu-ibu di Jakpus Berakhir Damai

Ucup mengungkapkan jemaah yang mayoritas warga pedesaan dan petani itu terus menangis setelah mengetahui mereka tertipu. Mereka juga sudah menggelar syukuran besar-besaran di kampung halaman.

"Jemaah itu sudah menyiapkan semua, Pak. Yang punya bebek saja sudah dipotong satu-satu untuk syukuran. Sebelum berangkat, kami sampai menangis di sana (bandara). Empat malam kami menginap di bandara, luar biasa terpukul," kenangnya.

Ucup dan menantunya, Zulfat, memutuskan merogoh kocek pribadi hingga ratusan juta rupiah sebagai dana talangan agar jemaah tetap bisa beribadah. Hal itu dilakukan untuk menjaga harga diri dan kepercayaan jemaah.

"Total kerugian awal yang kita berikan itu Rp 300 juta. Tetapi karena kami bertanggung jawab memberangkatkan jemaah, kami harus mengeluarkan dana talangan hingga totalnya mencapai kurang lebih Rp 500 juta," tutur Zulfat.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Afrianto, menegaskan bahwa kliennya telah ditipu oleh pimpinan travel berinisial AH yang berkantor di wilayah Kecamatan Bojonggenteng.

Baca selengkapnya di sini.




(dek/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditanya Soal Rompi, Tukang Parkir Liar di Bank di Surabaya Ancam Bunuh Nasabah
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Tren Penurunan Berat Badan Aneh Membuat Orang Menggunakan Plastik Pembungkus Makanan sebagai Pelindung Mulut
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Presiden Prabowo-Raja Yordania Dorong Solusi Dua Negara
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Menang Tipis Atas PSM Makassar, Persebaya Akhiri Tren Negatif
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Aniaya Tetangga Gegara Risi Main Drum Berujung Ayah-Anak Jadi Tersangka
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.