Komitmen Tarif Trump Tekan Dolar AS, Rupiah dan IHSG Menguat

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis (26/2/2026), bergerak menguat 56 poin atau 0,33 persen menjadi Rp 16.744 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.800 per dolar AS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis juga diprediksi bergerak naik.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan rupiah dipicu komitmen Presiden AS Donald Trump dalam mempertahankan kebijakan tarif. “Penguatan ini terkait erat dengan penegasan kembali komitmen Trump untuk mempertahankan kebijakan tarif, yang meningkatkan ketidakpastian mengenai arah kebijakan perdagangan AS di masa depan dan meredam permintaan terhadap dolar AS,” ujarnya, Kamis.

Baca Juga
  • Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.800 di Tengah Ketidakpastian Kebijakan Tarif AS
  • Jelang Pidato Kenegaraan Trump, Rupiah Melemah IHSG Menguat
  • Rupiah Menguat ke Rp 16.868 per Dolar AS, Uang Beredar Januari Tumbuh 10 Persen

Trump disebut tidak memberikan sinyal pelonggaran kebijakan tarif AS. Ia menegaskan kembali keyakinannya bahwa mitra asing akan mematuhi perjanjian perdagangan yang ada dan mengindikasikan bahwa tarif pada akhirnya dapat berfungsi sebagai pengganti pajak penghasilan.

Seperti diketahui, AS mulai menerapkan tarif global sementara sebesar 10 persen, dan Gedung Putih dilaporkan berupaya meningkatkan tarif tersebut menjadi 15 persen, menyusul keputusan Mahkamah Agung untuk membatalkan langkah-langkah tarif resiprokal Trump.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Di hadapan Kongres AS, Trump menyampaikan bahwa hampir semua negara dan perusahaan ingin mempertahankan kesepakatan tarif yang telah mereka buat sebelum keputusan Mahkamah Agung (MA) AS terkait tarif dikeluarkan.

“Pernyataan tersebut mendorong investor untuk mengalihkan aset berdenominasi dolar AS,” kata Josua. Berdasarkan faktor tersebut, rupiah diproyeksikan berkisar Rp 16.700–Rp 16.800 per dolar AS.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Think Tank Daerah Diperkuat, BSKDN Kemendagri Kawal Kebijakan Publik Berbasis Bukti
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Komisi III DPR Usir Pengembang Perumahan saat Rapat Polemik Musala di Bekasi
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kementerian Lingkungan Hidup Menetapkan Surabaya, Balikpapan, dan Ciamis sebagai Daerah Terbaik Pengelolaan Sampah 2025
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Resident Evil Requiem Rilis 27 Februari 2026, Ini Detail Jadwal dan Platformnya
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Mensos: Bansos Triwulan I 2026 Terealisasi 90 Persen
• 17 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.