Kemdiktisaintek Gandeng BSN Perkuat Standarisasi untuk Inovasi dan Pengelolaan Sampah

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat langkahnya dalam mempercepat hilirisasi hasil riset perguruan tinggi melalui standardisasi nasional. Ha ini dilakukan, untuk mendukung penyelesaian berbagai isu strategis yang menjadi prioritas nasional.

Menteri Kemendiktisaintek, Brian Yuliarto menekankan bahwa standardisasi merupakan fondasi penting agar inovasi riset dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Standardisasi bukan sekadar aturan, tetapi alat untuk memastikan riset kita berdampak nyata dan bisa dimanfaatkan industri maupun masyarakat,” ujar Menteri Brian saat menerima jajaran Badan Standardisasi Nasional (BSN) di kantor Kemdiktisaintek pada Kamis, 26 Februari 2026.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa program kolaboratif antara Kemdiktisaintek dan BSN yang mempermudah inovator perguruan tinggi dalam menyusun Standar Nasional Indonesia (SNI), terutama bagi produk baru yang belum memiliki standar resmi.

Selain itu, banyak inovasi dari perguruan tinggi, mulai dari teknologi alat kesehatan hingga teknologi lingkungan, menghadapi kendala komersialisasi karena ketiadaan standar. 

“Dosen dan peneliti bisa berperan langsung dalam penyusunan standar, sehingga inovasi yang lahir dari kampus segera bisa diterapkan,” kata Menteri Brian.

Tak hanya itu, Menteri Brian menuturkan bahwa isunpengelolaan sampah menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut. 

Kemudian, penting adanya dukungan standardisasi pada teknologi pengelolaan sampah, termasuk insinerator, dan pengujian parameter lingkungan seperti dioksin dan furan.

Saat ini, beberapa pengujian masih dilakukan di luar negeri dengan biaya tinggi. Oleh karenanya, Kemendiktisantek mendorong pemanfaatan laboratorium dalam negeri, termasuk teknologi Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) beresolusi tinggi, agar pengujian dapat dilakukan secara mandiri dan lebih efisien.

Ia berharap, jika program ini dapat mempercepat proses, sekaligus melibatkan dosen dan peneliti sebagai konseptor standar, sehingga inovasi Indonesia lebih siap bersaing.

Plt. Kepala BSN, Yustinus Kristianto Widiwardono, menyebutkan bahwa lebih dari 10.000 SNI aktif telah diterapkan oleh dunia usaha dan industri. 

“BSN juga telah mengakreditasi ribuan lembaga penilaian kesesuaian serta memperluas pengakuan internasional,” ungkapnya 

BSN menegaskan kesiapan untuk memperkuat kolaborasi dengan Kemdiktisaintek, termasuk penyusunan standar untuk teknologi pengelolaan sampah dan inovasi strategis lainnya. 

“Peran akademisi dalam merancang standar nasional maupun internasional juga menjadi fokus, agar riset Indonesia bisa masuk dalam standar global,” kata dia

Diberitahukan, Menteri Kemendiktisaintek, Brian Yuliarto telah menerima jajaran Badan Standardisasi Nasional (BSN) di kantor Kemdiktisaintek pada Kamis, 26 Februari 2026.

Pertemuan juga membahas peningkatan laboratorium perguruan tinggi yang terakreditasi, khususnya ISO/IEC 17025, serta pemerataan laboratorium di berbagai wilayah, termasuk kawasan timur Indonesia. 

Kemdiktisaintek membuka dukungan berupa program pelatihan dan pendanaan agar laboratorium kampus bisa menjadi pusat layanan pengujian untuk industri maupun kebutuhan nasional.

Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi teknis dan menjadwalkan pertemuan rutin. Sinergi ini diharapkan membangun ekosistem inovasi nasional yang terstandar, kredibel, dan berdaya saing global, sekaligus menjawab tantangan strategis seperti pengelolaan sampah secara lebih efektif.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Juventus Dirugikan Kartu Merah Kontra Galatasaray, Media Italia Protes Keras kepada Wasit: Itu Dibuat-buat!
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Kuba Selidiki Baku Tembak dengan Kapal AS, Sebut Korban Tewas Teroris Penyusup
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Tok! Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara di Kasus Tata Kelola Minyak
• 44 menit lalubisnis.com
thumb
Mengagumi Ukiran Ayat Suci di Alquran Al Akbar, Ikon Religi Kebanggaan Palembang
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gempa M5,0 Guncang Laut Banda Maluku, Ini Analisis BMKG
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.