FAJAR, JAKARTA – Musim balap Grand Prix 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan publik Indonesia. Di tengah sorotan debutnya di kelas Moto3, pembalap muda berbakat Veda Ega Pratama ternyata memiliki “senjata rahasia”. Apa itu?
Saat menghadapi seri pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand, akhir pekan ini, Veda bukan sekadar modal nekat. Dia dibekali rekam jejak historis yang impresif di lintasan tersebut.
Meski berstatus sebagai rookie di Honda Team Asia, Sirkuit Internasional Chang, Buriram, bukanlah medan asing bagi pembalap berusia 17 tahun ini.
Pengalamannya menaklukkan sirkuit sepanjang 4,5 kilometer tersebut menjadi modal krusial yang tidak dimiliki oleh semua pembalap debutan lainnya.
Rekam Jejak Emas di Thailand
Senjata rahasia Veda terletak pada memorinya yang kuat akan kemenangan di Buriram. Selama berkompetisi di level junior, putra mantan pembalap nasional Sudarmono ini tercatat berkali-kali menaiki podium tertinggi di sana.
Pada Asia Talent Cup (2022, 2023) dia meraih kemenangan gemilang.
Kemudian di Asia Road Race Championship (2023) Veda juga Menunjukkan dominasi mutlak.
Pengalaman ini diyakini akan mempercepat proses adaptasi Veda dengan karakteristik tikungan dan titik pengereman di Buriram, meskipun ia kini memacu mesin Moto3 yang jauh lebih bertenaga.
Performa Menjanjikan di Tes Pramusim
Optimisme kian menguat melihat hasil tes pramusim di Jerez dan Portimao beberapa waktu lalu. Veda secara konsisten menunjukkan pace atau ritme balap yang setara dengan posisi 15 besar musim lalu.
Daya juang dan keberaniannya dalam melakukan simulasi lomba durasi penuh (long run) menjadi sinyal bahwa ia siap bertarung di zona poin sejak seri perdana.
Berbekal gelar juara Asia Talent Cup dan status runner-up Red Bull Rookies Cup, Veda diharapkan mampu mengulang gaya balap agresifnya untuk bersaing di barisan depan.
Mario Aji dan Faktor Cuaca di Moto2
Selain Veda, perhatian juga tertuju pada Mario Suryo Aji yang memasuki musim ketiganya di Moto2. Berbeda dengan Veda yang kemungkinan besar membalap dalam cuaca berawan, Mario berpotensi menghadapi balapan basah (wet race).
Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan turun tepat saat balapan Moto2 dimulai pada pukul 13.15 WIB. Ini merupakan keuntungan bagi Mario yang dikenal sebagai spesialis lintasan basah.
Sejarah mencatat Mario pernah menembus posisi ke-9 di Moto2 Americas tahun lalu saat lintasan diguyur hujan.
Hasil simulasi di Portimao menunjukkan Mario mampu mempertajam waktunya hingga 5 detik lebih cepat dari percobaan awal. Sebuah modal berharga untuk bersaing di 10 besar jika ia mampu mempertahankan konsistensi sejak lap pertama.
Aksi dua rider Merah Putih ini akan menjadi sajian utama yang patut ditunggu dalam pembukaan MotoGP 2026 di Thailand. (*)
JADWAL MOTOGP THAILAND 2026
Jumat (27/2/2026)
09.00 – 09.35 WIB: FP1 Moto3
09.50 – 10.30 WIB: FP1 Moto2
10.45 – 11.30 WIB: FP1 MotoGP
13.15 – 13.50 WIB: Practice Moto3
14.05 – 14.45 WIB: Practice Moto2
15.00 – 16.00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu (28/2/2026)
08.40 – 09.10 WIB: FP2 Moto3
09.25 – 09.55 WIB: FP2 Moto2
10.10 – 10.40 WIB: FP2 MotoGP
10.50 – 11.30 WIB: Kualifikasi MotoGP
12.45 – 13.25 WIB: Kualifikasi Moto3
13.40 – 14.20 WIB: Kualifikasi Moto2
15.00 WIB: Sprint MotoGP (13 Lap)
Minggu (1/3/2026)
10.40 – 10.50 WIB: Warm-up MotoGP
12.00: Race Moto3 (19 Lap)
13.15 WIB: Race Moto2 (22 Lap)
15.00 WIB: Race MotoGP (26 Lap)





