Permen 6/2026 Berlaku, Sekolah Aman Jadi Fokus Utama Kemendikdasmen

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, DISWAY.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat implementasi budaya sekolah aman dan nyaman melalui sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026. 

Regulasi seiring berlakunya Permendikdasmen ini menjadi pijakan nasional untuk memperkuat perlindungan peserta didik sekaligus membangun iklim belajar yang sehat, inklusif, dan bebas kekerasan di seluruh satuan pendidikan.

Kebijakan tersebut memasuki tahap operasional setelah diluncurkan pada Januari oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

BACA JUGA:Polri Siapkan Skenario Jumbo Operasi Ketupat 2026

Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, Kemendikdasmen menggelar webinar sosialisasi yang diikuti kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta komunitas pendidikan seperti K3S, MKKS, KKG, MGMP, dan MBGK dari berbagai daerah. 

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan regulasi ini membawa perubahan pendekatan dari reaktif menjadi promotif dan preventif.

“Sekolah tidak lagi hanya menyelesaikan pelanggaran setelah masalah terjadi, tetapi menjadi ruang hidup yang menumbuhkan karakter, mencegah kekerasan, serta memastikan setiap anak merasa aman dan nyaman saat belajar,” ujarnya di Tangerang Selatan, Rabu, 25 Februari 2026.

Permen 6/2026 mencakup empat aspek utama, yakni pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis dan sosial, serta keamanan digital. 

Siswa didorong berperan sebagai agen budaya positif melalui berbagai gerakan kolaboratif di sekolah maupun ruang digital. Guru, wali kelas, dan konselor juga diperkuat fungsinya dalam deteksi dini serta pendampingan psikososial," katanya.

BACA JUGA:Iuran BPJS Kesehatan Mau Naik, Menkes Pastikan Warga Miskin Tetap Disubsidi Penuh

Sementara itu, di tingkat daerah pemerintah diwajibkan membentuk Kelompok Kerja dalam waktu enam bulan untuk mengoordinasikan perencanaan, anggaran, dan pengawasan lintas sektor. 

Kemendikdasmen menilai kolaborasi sekolah, orang tua, masyarakat, dan media menjadi kunci agar ekosistem pendidikan semakin aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Cara Hemat Jajan Selama Puasa
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Aturan Free Float 15 Persen, Notasi Khusus hingga Risiko Delisting Jadi Sorotan Analis 
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Lawatan ke Abu Dhabi, Presiden Diagendakan Bertemu dengan MBZ
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Anak Usaha Maybank Indonesia Percaya Diri Hadapi Dinamika Pasar 2026
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Rekor! Jamaah Umrah Masjidil Haram Tembus 904 Ribu Orang
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.