DPR RI Minta Pemerintah Mulai Bergerak Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meminta pemerintah bersama seluruh Kementerian/Lembaga memastikan kelancaran arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sebagai pimpinan Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, Andi Iwan menegaskan bahwa mudik merupakan agenda tahunan berskala nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan harus dilayani secara optimal oleh negara.

“Mobilitas masyarakat setiap Lebaran sangat tinggi. Negara harus hadir memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” ujar Ketua Kadin Sulsel ini pada Kamis, 26 Februari.

Ketua DPD Gerindra Sulsel itu juga menekankan pentingnya stabilitas harga tiket angkutan umum. Ia berharap tidak terjadi lonjakan tarif, bahkan mendorong agar kebijakan diskon tarif transportasi tepat sasaran.

“Pemerintah perlu mengawal agar harga tiket tetap terkendali. Stimulus diskon tarif ini perlu pengawasan,” katanya.

Selain itu, AIA menekankan pentingnya kelancaran distribusi logistik, terutama bahan pokok dan kebutuhan strategis lainnya, agar tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga di daerah.

Secara khusus, ia meminta Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi kemacetan, kecelakaan, hingga gangguan cuaca ekstrem.

Sebagai wakil rakyat dari Sulsel, Andi Iwan juga memberi perhatian khusus pada kesiapan infrastruktur di wilayah tersebut.

Ia menilai sejumlah jalur nasional dan pelabuhan di Sulsel berpotensi mengalami lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan saat arus mudik.

“Sulsel menjadi salah satu simpul pergerakan di kawasan timur Indonesia. Jalur darat antarkabupaten/kota, termasuk akses menuju pelabuhan dan bandara, harus dipastikan dalam kondisi mantap,” ujarnya.

Ia menyinggung kepadatan yang kerap terjadi di sejumlah titik strategis, termasuk akses menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar serta jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah selatan dan utara provinsi tersebut.

Andi Iwan meminta pemerintah daerah bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) memastikan perbaikan jalan tidak dilakukan mendekati puncak arus mudik.

“Persiapan tidak boleh mendadak atau bersifat sementara. Semua harus direncanakan secara matang dan terukur karena mudik adalah agenda rutin nasional,” tegasnya.

Menurutnya, perencanaan yang baik akan meminimalkan risiko kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan distribusi logistik.

“Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam melayani rakyat, termasuk masyarakat Sulsel yang setiap tahun melakukan mobilitas besar saat Lebaran,” pungkas AIA. (ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bayi Perempuan Terbungkus Paper Bag Ditemukan dalam Tong Sampah di Jakarta Selatan, Diduga Berusia Satu Hari
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral! Ketua RT di Banjarnegara Diduga Rekam Tetangga Mandi
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Bakal Kembali Diperiksa Polisi Usai Disidang Adat Toraja
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
LPDP Benahi Strategi Biar Alumninya Bisa Terserap Industri Tenaga Kerja Tanah Air
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Himbara, Ekonom: Redakan Persaingan Likuiditas
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.