MBG di Flores Timur Kian Menguat, Ribuan Anak dan Kelompok Rentan Terlayani

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ama Boro Huko

TVRINews, Flores Timur

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Di Flores Timur, program ini dinilai memberi dampak luas, tidak hanya pada peningkatan gizi anak, tetapi juga terhadap penguatan ekonomi masyarakat setempat.

Data yang dihimpun pada Kamis, 26 Februari 2026, mencatat sekitar 23.458 penerima manfaat telah terlayani. Sasaran program mencakup siswa SD, SMP, SMA, SMK, PAUD, TK, balita, hingga ibu hamil dan ibu menyusui. 

Jumlah terbesar berasal dari jenjang sekolah dasar, menunjukkan fokus pemerintah dalam memperkuat fondasi kesehatan generasi sejak usia dini.

Selain menyasar peserta didik dan kelompok prioritas, pelaksanaan MBG juga melibatkan ratusan guru, tenaga kependidikan, kader posyandu, serta tenaga kesehatan. 

Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat integrasi antara layanan pendidikan dan kesehatan dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.

Dari sisi layanan, hingga Februari 2026 terdapat delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi. Pengelolaannya melibatkan masyarakat, yayasan, dan pelaku UMKM, sehingga manfaat program turut dirasakan secara ekonomi oleh warga lokal.

Serapan tenaga kerja menjadi salah satu dampak paling menonjol. Puluhan ribu tenaga kerja terserap dalam rantai distribusi, mulai dari tenaga ahli gizi, pengelola dapur, juru masak, hingga petugas distribusi. 

Di sisi lain, puluhan pemasok lokal seperti BUMDes, UMKM, koperasi, dan supplier turut terlibat dalam penyediaan bahan pangan.

Capaian ini menandai fase penguatan dan perluasan layanan. Ke depan, fokus program tidak hanya pada peningkatan jumlah penerima, tetapi juga pemerataan hingga wilayah kepulauan dan terpencil. 

Pemerintah juga menekankan pentingnya standar mutu, keamanan pangan, serta tata kelola berbasis data agar manfaat program semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, implementasi MBG di Nusa Tenggara Timur memperlihatkan bahwa pemenuhan gizi dapat berjalan beriringan dengan penggerak ekonomi daerah, sekaligus menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AS Berencana Naikkan Tarif Jadi 15 Persen atau Lebih ke Sejumlah Negara
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
BGN Bantah Insentif SPPG di Luar Pagu Anggaran MBG, Sebut Tak Cari Untung
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ketersediaan Transportasi Antar Pulau Jadi Prioritas Musrenbang Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan 2026
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Jangan Bingung, Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26+
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Pengemudi Lawan Arah Jadi Tersangka, Polisi Temukan Sajam & Senpi Mainan
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.