Ipsos: Faktor Promosi Masih Jadi Penentu Konsumen Memilih Dompet Digital

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Lembaga riset Ipsos Indonesia menemukan faktor promosi masih menjadi penentu utama keputusan konsumen dalam memilih dompet digital berdasarkan studi bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape.

Direktur Eksekutif Ipsos Indonesia Andi Sukma menyatakan, "Dengan semakin luasnya pemanfaatan dompet digital untuk beragam kebutuhan, preferensi pengguna menjadi aspek krusial dalam menentukan pilihan dompet digital,".

Riset tersebut menunjukkan promosi yang menarik menjadi faktor pertama yang mempengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih dompet digital.

Tiga promosi terfavorit responden adalah gratis biaya administrasi, cashback atau uang kembali, serta diskon atau potongan harga.

ShopeePay dinilai sebagai merek yang paling banyak memberikan gratis biaya administrasi, diikuti Dana, GoPay, dan Ovo.

Cashback menjadi promosi yang diminati karena memberikan manfaat langsung dan instan bagi pengguna.

Faktor kedua adalah integrasi dengan aplikasi atau ekosistem digital sehingga dompet digital yang terhubung dengan platform e-commerce dan layanan lain memiliki peluang lebih besar digunakan berulang.

Faktor ketiga adalah banyak digunakan di toko favorit baik untuk transaksi online maupun offline melalui QRIS.

Selain QRIS, responden juga memanfaatkan dompet digital untuk pembelian paket data dan pembayaran tagihan yang dipimpin ShopeePay, diikuti GoPay, Dana, dan Ovo.

"Promo memang masih menjadi pintu masuk utama, tetapi integrasi ekosistem, kemudahan penggunaan, keamanan serta relevansi terhadap gaya hidup akan menjadi faktor pembeda jangka panjang," ujar Andi.

Perubahan peran dompet digital menjadi ekosistem terpadu dinilai tidak lepas dari peran Generasi Z sebagai penentu standar dan penggerak kebiasaan baru di pasar.

Berdasarkan data Ever Used 3 Months (P3M), dompet digital yang paling sering digunakan kalangan Gen Z adalah ShopeePay, diikuti Dana, GoPay, dan Ovo.

Keputusan Gen Z dipengaruhi faktor kepraktisan, bebas biaya administrasi, fleksibilitas penggunaan di berbagai toko, serta integrasi dengan gaya hidup digital.

Aktivitas transaksi Gen Z terkonsentrasi pada belanja online, pembelian makanan dan minuman, kebutuhan gaming, pembelian pulsa, serta pembayaran tagihan.

"Dalam konteks ini, dompet digital tidak lagi sekadar alat pembayaran, melainkan aktor utama yang menyediakan akses cepat 24/7 untuk mendukung konsumsi digital yang aktual dan tanpa hambatan," katanya.

Faktor kemudahan penggunaan atau ease of use menjadi penentu utama terutama untuk kebutuhan hiburan seperti gaming dan layanan digital yang membutuhkan kecepatan transaksi.

"Gen Z tidak lagi melihat dompet digital sebagai alat bayar alternatif, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup mereka," ujar Andi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus ABK Fandi Dituntut Mati, Kejagung: Sudah Sesuai Fakta Sidang, Ada Mens Rea
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Sahur di Wilayah Zona Merah Bencana Aceh Timur
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bos BRI Buka-bukaan Strategi Kejar Pendanaan Dana Murah di 2026, Ekosistem Transaksi Jadi Senjata Utama
• 30 menit laluviva.co.id
thumb
Indonesia Sambut Baik Palestina Bentuk Kantor Penghubung untuk Board of Peace
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Prediksi Skor Real Madrid vs Benfica Dini Hari Nanti, Head to Head dan Susunan Pemain
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.