Banyak Manfaat, Bos Sequis Life Ungkap Sisi Positif dari PAYDI

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Layanan Unggulan Squis Life: Fokus Pada Nasabah & Beri Perlindungan Jangka Panjang

Jakarta, CNBC Indonesia - Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link mencatat penurunan kontribusikan terhadap total permi asuransi jiwa pada 2024. Padahal produk ini dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

President Director and CEO PT Asuransi Jiwa Sequis Life Ted Margono menyebut bahwa PAYDI ditargetkan untuk menyasar masyarakat lebih luas dengan memperkecil biaya yang perlu dibayar calon nasabah. Sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Namun memang produk ini ada sedikit trohwback, bahwa mereka ingin menggabungkan fungsi investasi dan proteksi. Yang terjadi kita perlu melihat produk ini akan bermanfaat apabila orang yang membelinya mengerti tingkat literasi keuangan yang lebih baik sehingga mengerti risiko yang terkandung dalam produk ini," jelas dia.


Meski begitu dia tak memungkiri tak ada satu produk asuransi yang lebih baik dibandingkan produk lainnya. Menurut dia, yang membedakan adalah unitlink mampu memenuhi kebutuhan nasabah sesuai kebutuhan mereka, sedangkan perusahaan mampu menjaga performa dari underlying nasabah.

"Bagaimana kita mengelola aset yang dipercayakan nasabah akan stabil, akan bertumbuh, dan bisa memenuhi kebutuhan nasabah jangka panjang," jelas Ted.

Baca: Agen Asuransi Wajib Edukasi Konsumen, Bisa Kena Sanksi Jika Melanggar

Ted mengatakan dalam meningkatkan penetrasi unitlink, pihaknya melakukan dua pendekatan. Pertama adalah melalui kerja sama dengan berbagai pihak seperti jasa keuangan untuk menawarkan produk tersebut.

"Kita juga proaktif membuat program penjelasan kepada masyarakat baik melalui berbagi forum dari komunitas, edukasi, bagaimana kita membawa mereka mengerti lebih banyak dari fund management. Dari sana kita berharap mereka mengerti bagaimana performa dan produk asuransi," tegas Ted.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi dari lini usaha produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit-linked sebesar Rp39,13 triliun per November 2025.

Baca: Insentif Pajak Bikin Produk Asuransi Makin Menarik, Ini Alasannya!


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: 2025, Nilai Investasi Ekraf Tembus Rp 183,01 Triliun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap Dilintasi Pemudik Lebaran, Kemantapan Jalur di Jawa Tengah Capai 94 Persen
• 13 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Mengintip Percetakan Tertua di Kudus, Konsisten Cetak Al-Quran dan Kitab
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Perbedaan Spesifikasi di Tiap Variannya
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gandeng Hotman Paris, Ibu Terdakwa Kasus Kematian Mahasiswi di Lombok Mengadu ke DPR
• 7 jam lalukompas.com
thumb
3 Petinju yang Bisa Jadi Lawan Ryan Garcia Selanjutnya, Ada Devin Haney
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.