Mendag Sebut Minimarket Bisa Jadi Pemasok Kopdes Merah Putih

suarasurabaya.net
14 jam lalu
Cover Berita

Budi Santoso Menteri Perdagangan (Mendag) menyatakan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih memiliki peluang besar untuk berkolaborasi dengan jaringan minimarket, ritel modern, maupun distributor sebagai pemasok produk.

Melansir Antara, pernyataan itu disampaikan Budi Santoso merespons potensi penyetopan ekspansi gerai ritel modern di desa ketika Kopdes Merah Putih mulai beroperasi.

Usai peluncuran Trade Expo Indonesia di Jakarta, Kamis (26/2/2026), Budi mengatakan tujuan Kopdes Merah Putih adalah memberdayakan ekonomi lokal dengan menghadirkan distribusi yang lebih dekat kepada konsumen di desa.

Oleh karena itu, pola kerja sama dengan distributor maupun ritel modern dan minimarket, menurutnya, bukan sesuatu yang baru karena toko kelontong selama ini juga banyak disuplai oleh ritel modern dan distributor.

“Ini kesempatan bagus untuk saling kolaborasi dengan minimarket, dengan distributor, untuk menyalurkan produknya melalui koperasi desa,” kata dia.

Budi menegaskan Kopdes Merah Putih memiliki keunggulan dibanding minimarket biasa. Selain berfungsi sebagai minimarket dengan variasi produk lebih beragam, koperasi ini juga menjual kebutuhan pertanian seperti pupuk dan obat-obatan, serta dapat berperan sebagai apotek, klinik, hingga eksportir produk unggulan desa.

Ia menambahkan sesuai peraturan, perizinan ritel modern berada di bawah kewenangan pemerintah daerah melalui rencana tata ruang wilayah (RTRW).

“Jadi saya pikir pemerintah daerah akan bijak di dalam mengembangkan koperasinya untuk kemakmuran desa tersebut karena koperasi desa kan milik desa,” ucap dia.

Sebelumnya, Ferry Juliantono Menteri Koperasi juga mendukung Kopdes Merah Putih bermitra dengan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart.

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memperkuat peran UMKM sekaligus menjaga keseimbangan kebutuhan konsumen. Ferry menegaskan keberadaan ritel modern tidak harus dipandang sebagai ancaman, melainkan mitra strategis bagi koperasi.

Meski demikian, Yandri Susanto Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) sempat meminta pemerintah daerah menghentikan penerbitan izin minimarket baru, khususnya di wilayah pedesaan. Permintaan tersebut disampaikan menyusul mulai beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah desa.

Yandri berkelakar, aspirasi itu muncul dari keluhan pedagang kecil di desa yang kesulitan bersaing dengan jaringan ritel modern yang terus berkembang hingga ke pelosok.

Namun, ia menegaskan usulan tersebut bukan untuk menutup gerai yang sudah beroperasi, melainkan membatasi ekspansi baru demi melindungi usaha rakyat dan memperkuat Kopdes Merah Putih. (ant/bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Nyepi, Puluhan Ribu Orang Bakal Ramaikan Tawur Agung di Candi Prambanan
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Buntut Kasus Dugaan Korupsi Eks Bupati Pati, Delapan Kades Dipanggil KPK
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Gubernur Khofifah Curhat 80 Persen Stok Minyakita di Pasar Jawa Timur Kosong
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
• 19 jam lalusuara.com
thumb
Roy Suryo Klaim Ada Temuan Baru dari Lima Salinan Ijazah Jokowi
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.