Pantau - Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus meninjau progres pembangunan 106 unit bangunan bagi korban banjir di Desa Kuala Cangkoy, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Bangunan tersebut terdiri atas 104 hunian tetap, satu masjid, dan satu balai pertemuan yang dibangun untuk mendukung pemulihan pascabencana.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh bangunan berkualitas dan layak digunakan oleh para korban bencana.
"Kita bekerja supaya masyarakat yang terkena musibah ini bisa kembali kepada kehidupan normal. Tidak hanya mereka diberikan huntap (hunian tetap), tetapi termasuk bagaimana kehidupan mereka sebagai nelayan dapat kembali normal," ujarnya.
Lodewijk menjelaskan pembangunan tersebut terwujud melalui kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat.
Dalam kunjungan itu, ia mengapresiasi Bupati Aceh Utara, Danrem 011/Lilwangsa, Forkopimda Aceh Utara, serta pihak lain yang terlibat dalam menyukseskan program tersebut.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi membuktikan negara hadir untuk meringankan beban masyarakat korban bencana.
"Negara tidak hanya hadir pada saat tanggap darurat, tetapi memastikan keberlanjutan pemulihan hingga masyarakat benar-benar dapat kembali hidup secara bermartabat dan produktif," tegasnya.
Setelah meninjau proses pembangunan, Lodewijk memastikan bangunan hunian tetap dan rumah ibadah dalam kondisi baik.
Ia berharap seluruh bangunan segera diselesaikan agar dapat langsung dimanfaatkan oleh warga terdampak banjir.




