TABLOIDBINTANG.COM - Ammar Zoni kecewa setelah saksi yang dinilai krusial tak hadir dalam sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkotika di dalam rumah tahanan. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/2).
Kekecewaan itu disampaikan langsung oleh Ammar usai persidangan. Ia menilai ketidakhadiran saksi membuat upaya mengungkap dugaan penganiayaan yang disebutnya terjadi di dalam rumah tahanan (Rutan) menjadi terhambat.
"Ya cukuplah, kecewa lah ya. Maksudnya karena saksi sudah punya kuncinya di situ. Dan sudah disurvei juga ya kan, tadi malam gitu kan sudah di-crosscheck gitu lho," ungkap Ammar Zoni.
Saat ditanya mengenai identitas saksi, Ammar menjelaskan bahwa mereka merupakan orang-orang dari internal rumah tahanan yang mengetahui situasi di dalam sel tempatnya ditahan.
"(Saksi) Dari Rutan," jawabnya singkat.
Menurutnya, para saksi tersebut memegang informasi penting yang dapat menjelaskan peristiwa yang dialaminya selama berada di balik jeruji.
Meski saksi tak hadir, Ammar memastikan tim kuasa hukumnya telah mengamankan bukti visual terkait dugaan kekerasan yang ia sebut terjadi. Bukti tersebut, kata dia, akan dipaparkan dalam agenda pembelaan atau pledoi.
"Dari dia punya bukti kalau memang ada foto dan video kita dipukulin gitu lho, itu yang sebenarnya saya pengen. Cuma mungkin kata Om Jon (Kuasa Hukum) nanti bisa dilakukan di Pledoi. Di Pledoi disertakan itu foto dan videonya," jelasnya.




