Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) tengah mengebut pembangunan tanggul di Jalan Alinda, Bekasi Utara. Proyek ini ditargetkan rampung sebelum hari raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran.
Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (26/2/2026) terlihat aktivitas alat berat yang sedang mengeruk isi kali. Tampak pula sejumlah pekerja yang tengah melakukan pemasangan batu kali di sepanjang aliran air.
Salah seorang petugas, Paimin (23), mengatakan bahwa pengerjaan tanggul ini merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya. Untuk tahap kali ini, pengerjaan sudah berlangsung selama dua hari.
"Ini proyek dari Pemda (Pemkot Bekasi), kita nerusin bangunan kemarin. Sudah dua hari mulai pasang batu. Panjang yang mau dikerjain sekitar 200 meter," ujar Paimin saat ditemui di lokasi, Senin (26/2/2026).
Dia menjelaskan pembangunan tanggul ini bertujuan untuk memperkokoh struktur jalan dan mencegah terjadinya longsor. Selain itu, proyek ini juga menjadi bagian dari rencana pelebaran jalan dan penataan kawasan.
"Tujuannya buat nahan area jalan itu biar nggak longsor, kan belum ada penahan batu kali. Terus sama juga buat pelebaran jalan, nantinya kalau sudah selesai mau dibikin trotoar juga buat orang jalan," jelasnya.
Setelah pengerjaan tanggul sepanjang 200 meter tersebut rampung, rencananya akan dilanjutkan dengan perbaikan akses jalan di lokasi tersebut.
"Habis tanggul kelar, baru mulai pengerjaan jalan yang bolong-bolong itu, mau dicor atau diaspal sampai pertigaan depan," tambahnya.
Pihaknya menargetkan proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar masyarakat bisa menikmati fasilitas jalan yang lebih baik saat momen Lebaran tiba.
"Target kita sih sebelum Lebaran tanggul sama jalan sudah beres semua. Tapi kita lihat cuaca juga, kalau cuaca bagus bisa cepat, kalau hujan terus ya agak terhambat," pungkasnya.
Warga sekitar memberikan respons positif terhadap proyek pembangunan tanggul itu. Salah satunya Rudi (39), yang menyoroti aspek kerapihan.
"Senang, kalau saya mah. Karena kelihatan rapi, kelihatan bersih, nggak kelihatan kumuh gitu," kata dia di lokasi.
Senada, warga lain bernama Putra (32) juga mendukung berjalannya proyek ini. Menurut dia, pembangunan tanggul memberi banyak manfaat untuk warga.
"Ya bagus, soalnya biar lancar airnya gitu. Terus juga biar nggak banjir aja," ujarnya.
(wnv/wnv)




