Pemerintah Tegaskan Akses Mineral Kritis untuk AS Wajib Disertai Investasi dan Hilirisasi di Dalam Negeri

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu menegaskan bahwa akses Amerika Serikat terhadap mineral kritis Indonesia dalam kerangka kesepakatan dagang tetap mensyaratkan investasi dan proses hilirisasi di dalam negeri.

Ia menyampaikan bahwa "Intinya permintaan AS untuk memberikan para pelaku usaha Amerika diberikan akses terhadap sektor-sektor mineral kita dan salah satunya rare earth, itu gak ada masalah sebenarnya," ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah tetap berpegang pada aturan yang melarang ekspor bahan mentah tanpa pengolahan di dalam negeri.

Ia menegaskan bahwa "Sepanjang itu dilakukan aturan bahwa kalau mereka mau masuk, mereka harus berinvestasi dalam processing-nya. Karena negara kita secara undang-undang tidak mengizinkan terhadap raw material-nya kita yang keluar. Ada prosesnya, hilirisasinya, investasinya, mereka boleh masuk," tegasnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah memastikan kerja sama yang terbangun bersifat setara dan saling menguntungkan.

"Itu just normal business to business aja sebenarnya," ujarnya.

Target Investasi dan Fokus Hilirisasi

Pemerintah telah menetapkan target realisasi investasi tahunan sebagai bagian dari rencana besar investasi nasional dengan total nilai penanaman modal mencapai Rp13.000 triliun dalam lima tahun ke depan.

Todotua menyampaikan bahwa "Kita sudah punya planning besar terhadap investasi. Ada angka target investasi yang harus kita capai setiap tahunnya. Ada sektor-sektor prioritas yang kita dorong khususnya bicara kaitannya dengan konsep downstream," jelasnya.

Ia menilai hilirisasi mampu memberikan pertumbuhan ekonomi yang signifikan sekaligus memastikan sumber daya alam diproses di dalam negeri untuk menciptakan nilai tambah dan memperkuat ekosistem industri nasional.

Pemerintah juga telah menyiapkan roadmap hilirisasi terhadap 28 komoditas strategis yang menjadi peluang investasi bagi mitra global.

Kesepakatan Dagang dan Prinsip Setara

Dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta pada Sabtu 21 Februari, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa komoditas mineral kritis tetap wajib melakukan hilirisasi meskipun terdapat kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat.

Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC pada Kamis 19 Februari 2026 waktu setempat menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan kedua negara.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade ART sebagai bagian dari penguatan kerja sama perdagangan strategis kedua negara.

Todotua menegaskan bahwa "Kita siap, mereka minta akses masuk, oke boleh. Sepanjang mereka melakukan investasi di hilirisasi, di-processing-nya kita berikan akses. It's equal trade," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa "Ini sebenarnya tidak hanya berbicara terhadap Amerika. Tetapi terhadap Eropa, Jepang,, China, Korea dan lain-lain," ujarnya.

Ia menekankan bahwa prinsip fundamental yang diterapkan tetap sama dalam setiap negosiasi dagang dan investasi, yakni akses diberikan sepanjang ada komitmen investasi dan pengolahan di Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Periksa 13 Saksi Kasus Sudewo, KPK Gali Pengadaan Barang dan Jasa-Pengisian Jabatan Perangkat Desa
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Kebiasaan Makan yang Bikin GERD Kambuh saat Puasa
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Harmoni Dua Perayaan Suci: Nyepi dan Idul Fitri di AYANA Bali & AYANA Komodo
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
GIMNI Usul MinyaKita Jadi Bantuan Tertutup Alih-alih Bikin Second Brand
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Series Jadi HP Pertama Punya Anti-Spy Sendiri
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.