JAKARTA, KOMPAS.TV – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, banjir yang terjadi di wilayah Kota Denpasar, Provinsi Bali telah berangsur surut.
Kepala Pusat Data, Indormasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melalui keterangan tertulis, Kamis (26/2/2026), menyebut banjir berangsur surut pada Rabu (25/2).
“Berdasarkan kondisi mutakhir Rabu (25/2), banjir di Kabupaten Tabanan telah surut total. Di Kota Denpasar, genangan berangsur surut dengan tinggi muka air sekitar ±5 hingga 60 sentimeter dan penanganan masih berlangsung,” jelasnya.
Baca Juga: Banjir Meluas Akibat Hujan Intensitas Tinggi, 878 Warga Makassar Terpaksa Mengungsi
“Di Kabupaten Badung, sebagian wilayah telah surut dan genangan tersisa di satu titik di Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta,” tambah Muhari.
Sebelumnya, banjir terjadi si sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Selasa (24/2) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur.
Peristiwa ini berdampak pada wilayah Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Berdasarkan laporan yang dihimpun BNPB, banjir di Kecamatan Kediri, Tabanan berdampak pada tiga kepala keluarga atau 20 jiwa.
Sementara itu, di Kota Denpasar, banjir terjadi di empat kecamatan, yakni Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan dan Denpasar Barat.
“Data korban terdampak masih dalam pendataan oleh petugas di lapangan,” lanjutnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- banjir bali
- denpasar
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- banjir denpasar





