Marinir tegaskan pelatihan komcad tidak untuk ubah ASN jadi prajurit

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Korps Marinir TNI AL menegaskan seluruh konsep pelatihan yang diberikan untuk komponen cadangan (Komcad) aparatur sipil negara (ASN) tidak ditujukan untuk menjadikan ASN sebagai prajurit aktif.

"Pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan mereka prajurit aktif, melainkan membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan pemahaman sistem pertahanan negara, sehingga apabila negara memanggil, mereka telah memiliki dasar pembekalan yang memadai," kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Karenanya, Rana mengatakan pihaknya akan menyesuaikan materi dan fasilitas yang disediakan pihak Pasmar I untuk para ASN yang akan menjalankan pelatihan komcad di sana.

Rana pun sempat membeberkan materi khusus khas Korps Marinir yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan komcad ASN.

"Pembekalan khusus dari Marinir TNI AL, tentu ada nilai tambah yang menjadi ciri khas Korps Marinir," kata Rana.

Beberapa materi khusus yang akan diberikan yakni tentang penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah dan adaptif terhadap tekanan, dasar-dasar survival dan ketahanan lapangan serta pengetahuan tentang soliditas tim (esprit de corps).

Pengetahuan tentang soliditas tim, menurut Rana, perlu untuk diberikan meskipun peserta berasal dari latar belakang ASN.

Baca juga: Korps Marinir siapkan fasilitas terbaik untuk tempa ASN jadi Komcad

"Kami juga memberikan pengetahuan tentang penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara," jelas Rana.

Tidak hanya materi saja, Rana juga memastikan seluruh fasilitas terbaik dari mulai lapangan, barak, kelas dan tenaga medis milik Korps Marinir akan dikerahkan untuk mendukung jalannya pelatihan komcad.

Walau seluruh konsep latihan dan sarana yang digunakan merupakan standard dari Korps Marinir, Rana memastikan pihaknya akan tetap menyesuaikan pola pelatihan untuk para ASN.

"Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil," jelas Rana.

Rana berhadap seluruh fasilitas dan materi pelajaran yang telah disediakan Korps Marinir dapat mendukung proses pelatihan komcad ASN sehingga dapat berjalan dengan maksimal.

Sebelumnya, Kementerian Pertahan menyebut 2.000 ASN yang akan mengikuti pelatihan sebagai komcad akan dilatih di lima lokasi pelatihan TNI.

Baca juga: Kemhan pastikan ASN jalani seleksi ketat sebelum jadi komcad

"Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (26/2).

Rico mengatakan para ASN akan dilatih tentang dasar-dasar pelatihan kemiliteran baik secara praktek maupun materi.

Proses pelatihan gelombang tersebut, lanjut Rico, akan dimulai sejak April 2026 dan berjalan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Rico melanjutkan Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 orang untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN-nya mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan gelombang kedua dengan jumlah yang sama akan digelar pada pertengahan 2026.

Per hari Kamis, tercatat ada 987 ASN yang sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad gelombang pertama. Dia mengatakan angka tersebut kemungkinan akan bertambah menjelang pelatihan gelombang pertama para April 2026 mendatang.

Dia mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.

Baca juga: Kemhan sebut 2.000 ASN akan dilatih di Pusdikkes hingga Kodam Jaya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakorlantas ungkap fokus pengamanan dalam Operasi Ketupat
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Sebut Sopir Mobil Lawan Arus di Jakpus dari Surabaya Hendak ke Ancol
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Konektivitas di Sumatera Selatan, Hutama Karya Siap Fungsionalkan Tol Palembang-Betung Seksi 1-2
• 7 jam laludisway.id
thumb
PBB Desak Rusia dan Ukraina Bekerja Sama dengan IAEA Amankan PLTN Zaporozhye
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Khairul Umam Diteror Usai Kasih Tahu Fungsi Helm, Pelaku Sebut Alamat Rumah dan Nama Orang Tua
• 4 jam laluintipseleb.com
Berhasil disimpan.