27 Februari dalam Catatan Sejarah: Sayuti Melik Tutup Usia

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 27 Februari. Mulai dari penemuan Pulau Britania Baru hingga wafatnya pengetik naskah Proklamasi RI, Sayuti Melik.

Berikut rangkuman peristiwa 27 Februari:

1. Pulau Britania Baru Ditemukan (1700)

Pulau Britania Baru (New Britain) merupakan bagian dari wilayah Papua Nugini. Kini wilayah tersebut terbagi menjadi Provinsi Britania Baru Barat dan Britania Baru Timur.

Provinsi Britania Baru Barat (West New Britain) beribu kota di Kimbe. Wilayah ini memiliki luas sekitar 20.387 km² dengan jumlah penduduk 264.264 jiwa berdasarkan sensus 2011. Terdapat tujuh suku besar di Pulau Britania Baru, yakni Nakanai, Bakovi, Kove, Unea, Maleu, Kaulong, dan Arowe. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 25 bahasa yang digunakan di wilayah tersebut.

2. Partai Buruh Inggris Didirikan (1900)

Partai Buruh (Labour Party) merupakan partai politik di Britania Raya yang berhaluan kiri-tengah. Partai ini digambarkan sebagai aliansi demokrat sosial, sosialis demokrat, dan serikat pekerja.

Didirikan pada 27 Februari 1900 dengan nama awal Labour Representation Committee, partai ini tumbuh dari gerakan serikat pekerja dan partai-partai sosialis abad ke-19. Pada awal 1920-an, Partai Buruh menggantikan Partai Liberal sebagai oposisi utama Partai Konservatif dan membentuk dua pemerintahan minoritas di bawah kepemimpinan Ramsay MacDonald.

 

3. BPPN Dibubarkan (2004)

Pada 27 Februari 2004, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) resmi dibubarkan pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

BPPN dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 27 Tahun 1998 dengan tugas utama melakukan penyehatan perbankan, menyelesaikan aset bermasalah, serta mengupayakan pengembalian dana negara yang tersalur ke sektor perbankan. Pembubarannya dilakukan melalui Keppres Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pengakhiran Tugas dan Pembubaran BPPN.

4. Wafatnya Sayuti Melik (1989)

Sayuti Melik lahir dengan nama Mohamad Ibnu Sayuti di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908. Ia wafat di Jakarta pada 27 Februari 1989 dalam usia 80 tahun.

Dalam sejarah Indonesia, Sayuti Melik dikenal sebagai tokoh yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ia merupakan suami dari Soerastri Karma Trimurti, seorang wartawati dan aktivis perempuan pada masa pergerakan hingga pascakemerdekaan.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Astrindo (BIPI) & Indogas Teken MoU Jual Beli Gas Bumi
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Melihat Rasuna Said yang Bersih; Bebas dari Tiang Monorel
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Dirut LPDP Sarankan Anak Pejabat Ambil Beasiswa LPDP Parsial, Bukan Full
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Gelap Mata Karena Asmara, Pria Nekat Bacok Mahasiswi UIN Suska Riau di Area Kampus Jelang Sidang Skripsi
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Dirut LPDP Minta Maaf Usai Viral Pernyataan Alumni, Minta Penerima Beasiswa Jaga Nama Baik Negara
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.