Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan usai buka puasa bersama, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) melakukan pertemuan bilateral. Pertemuan itu membahas sejumlah agenda strategis.
Teddy menyebut poin utama yang dibahas yakni mengenai penguatan kerja sama di sektor ekonomi. PEA, juga ingin menambah investasi di Indonesia.
"Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang," ujar Teddy, dalam keterangan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan kedua pemimpin negara ini lalu dilanjutkan secara empat mata (tête-à-tête) selama lebih dari 1 jam. Teddy mengungkap pertemuan ini merupakan momen 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan PEA. Dari pertemuan ini diharapkan adanya babak baru kerja sama stategis kedua negara yang makin luas.
"Pertemuan kedua Presiden ini memiliki makna istimewa karena tahun 2026 ini merupakan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan PEA. Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," ujar Teddy.
(eva/isa)





