jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengawali safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi dua pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (26/2).
Kaesang tiba di kediaman ulama kharismatik Abuya Muhtadi yang juga pengasuh Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu.
BACA JUGA: Kunjungi Ponpes Fathul Maani, Kaesang Ajak Santri Bermain Kuis
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Kecamatan Menes.
Dalam kegiatan tersebut, Kaesang didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali serta Ketua Dewan Pembina PSI Banten Ian Pribadi beserta jajaran pengurus lainnya.
BACA JUGA: Berbeda dengan NasDem, PSI Harapkan Ambang Batas Parlemen Nol Persen
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mengatakan safari Ramadan ini menjadi momentum bagi partainya untuk mempererat silaturahmi dengan kalangan ulama dan pesantren.
“Karena ini bulan suci Ramadan, bulan yang baik, maka kami mengunjungi tempat-tempat yang baik dengan harapan mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Ali dikutip JPNN.com, Jumat (27/6).
BACA JUGA: Viral Tembok Ratapan Solo, Ahmad Ali: Enggak Nyenggol Jokowi, Enggak Makan?
Menurutnya, kunjungan ke pesantren juga menjadi sarana bagi kader PSI untuk belajar dan memperdalam pemahaman keagamaan serta budaya.
“Saya sampaikan kepada kader PSI, jadikan pondok pesantren sebagai tempat belajar. Jadikan ulama dan kiai sebagai guru, terutama ketika lelah dalam kerja-kerja partai,” ujarnya.
Ali menekankan pentingnya menjadikan ulama sebagai rujukan agar tidak terjadi perbedaan tafsir yang memicu kegaduhan.
Dia juga mengingatkan agar pesantren dan kiai tidak dijadikan alat kepentingan politik.
“Jangan pernah kiai dan pondok pesantren dijadikan alat politik untuk memenangkan partai,” tegasnya.
Ali menambahkan kunjungan di Pandeglang ini merupakan silaturahmi kepada Abuya Muhtadi serta ke Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Menes sebagai bagian dari rangkaian safari Ramadan PSI. (mcr8/jpnn)
Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Kenny Kurnia Putra




