Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguji level support psikologis di posisi 8.200 pada perdagangan Jumat (27/2/2026), setelah mengalami tekanan signifikan pada hari sebelumnya.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG hari ini akan sangat krusial. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 8.200, terdapat potensi terjadinya pantulan teknikal dalam jangka pendek (short term technical rebound).
“IHSG akan mencoba untuk tes support di 8.200 dan jika kuat di sana potensi short term teknikal rebound. Namun, jika break under 8.200, bisa koreksi hingga 8050,” ujar Fanny dalam publikasi riset harian, Jumat (27/2/2026) pagi.
Fanny memproyeksikan rentang support IHSG hari ini berada di level 8.126 hingga 8.200, sementara area resistance berada di rentang 8.280 hingga 8.320.
Tekanan pada IHSG juga terjadi di tengah aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp409 miliar pada perdagangan kemarin.
Beberapa saham blue chip yang banyak dilepas asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Dari sentimen global, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup mayoritas melemah semalam. Indeks S&P 500 turun 0,54% dan Nasdaq melemah 1,18%. Tekanan utama datang dari saham Nvidia yang anjlok lebih dari 5% meski mencatatkan laba kuartal IV yang melampaui ekspektasi.
“Laporan keuangan Nvidia dan perusahaan perangkat lunak Salesforce belum mampu mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan,” pungkas Fanny.
Di Asia, bursa saham cenderung bergerak variatif. Penguatan tipis pada indeks Nikkei dan KOSPI terjadi seiring meredanya kekhawatiran atas keberlanjutan belanja di sektor kecerdasan buatan (AI), meskipun Hang Seng masih terkoreksi.
Untuk perdagangan hari ini, Fanny merekomendasikan sejumlah saham dengan strategi buy on weakness (BoW) dan speculative buy, terutama pada sektor pertambangan dan energi.
Berikut daftar saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini Jumat 27 Februari 2026: PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA)- Area beli Rp750–Rp785, target Rp840–Rp875, cut loss di bawah Rp740.
PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)- Area beli Rp3.560–Rp3.600, target Rp3.670–Rp3.740, cut loss di bawah Rp3.540.
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI):- Area beli Rp290–Rp310, target Rp322–Rp342, cut loss di bawah Rp284.
PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL)- Area beli Rp1.400–Rp1.430, target Rp1.475–Rp1.525, cut loss di bawah Rp1.390.
PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI)- Spec buy di area Rp230–Rp232, target Rp242–Rp250, cut loss di bawah Rp226.
PT Bumi Resources Tbk. (BUMI)- Area beli Rp254–Rp258, target Rp262–Rp264, cut loss di bawah Rp250.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





