Kemendikdasmen-BPS sinergi hadirkan data pendidikan lebih akurat 

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memperkuat akurasi dan pemutakhiran data-data pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan data merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, sehingga kolaborasi dengan BPS menjadi langkah strategis untuk memastikan kualitas dan validitas data pendidikan terus meningkat.

“Kami berkomitmen untuk ke depan bekerja sama secara lebih intensif dalam memperbarui data-data pendidikan. Ini menjadi bagian dari upaya kami melakukan semacam sensus pendidikan secara berkala agar kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data yang akurat,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Jakarta pada Jumat.

Melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) yang mengelola Data Pokok Pendidikan (Dapodik), pihaknya selama ini telah melakukan pengumpulan dan pengolahan data satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Baca juga: Kemendikdasmen ingatkan sekolah perbarui data buku di Dapodik

Namun demikian dinamika di lapangan, lanjutnya, menuntut adanya pembaruan data yang lebih cepat dan sistematis.

“Pengunggahan data melalui Dapodik memungkinkan satuan pendidikan melakukan pembaruan (update) secara berkala. Hal ini penting mengingat kondisi sekolah sangat dinamis, misalnya adanya guru yang memasuki masa pensiun, mutasi, maupun perubahan data lainnya. Karena itu, integrasi dan sinkronisasi data dengan BPS diharapkan dapat meminimalkan ketidaksesuaian tersebut.” ujar Mendikdasmen.

Ia mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah konkret memperkuat sistem satu data pendidikan nasional, sekaligus memastikan setiap kebijakan, baik terkait perencanaan kebutuhan guru, penganggaran, maupun program intervensi Pendidikan harus berdasarkan data yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas penandatanganan nota kesepahaman antara BPS dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Baca juga: Kemendikdasmen gencarkan pemenuhan hak pendidikan khusus berbasis data

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kolaborasi yang sudah berjalan sangat baik. Nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini akan menjadi pengikat untuk memperkuat kerja sama ke depan, khususnya dalam memastikan data pendidikan yang semakin akurat dan berkualitas,” ujar Amalia.

Sebagai tindak lanjut, BPS bersama Kemendikdasmen siap melaksanakan evaluasi Dapodik melalui pendataan lengkap terhadap sekitar 457.000 satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/sederajat di seluruh Indonesia.

“Dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data pokok pendidikan, kita sekaligus dapat melakukan pembaruan basis data yang selama ini menjadi rujukan berbagai analisis dan perumusan kebijakan,” ucapnya.

Dengan jaringan BPS di seluruh Indonesia, pelaksanaan pendataan diyakini dapat menjangkau seluruh satuan pendidikan secara komprehensif.

Baca juga: Kemendikdasmen rilis eRapor SMP terbaru tingkatkan kualitas layanan




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hakim Sakit, PN Semarang Tunda Vonis Kasus Chiko Terdakwa Konten Deepfake Vulgar SMAN 11
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dampak penyakit langka aHUS pada kekebalan tubuh dan kesehatan ginjal
• 22 menit laluantaranews.com
thumb
Video: Mendag Targetkan Transaksi Trade Expo Jadi Rp 293 T
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
100 Personel TNI AL Calon Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Dilatih di Italia
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Namanya Jawa Banget, Pemain Keturunan Surabaya Ini Belum juga Dilirik PSSI Padahal Potensi Bela Timnas Indonesia
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.