Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto tiba di tanah air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negeri ke tiga negara. Kepala Negara mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis, 27 Februari 2026, pukul 08.29 WIB.
Di tengah guyuran hujan, kedatangan Presiden Prabowo disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Dalam kunjungan yang dimulai sejak 18 Februari 2026, Presiden Prabowo lebih dulu bertolak ke Amerika Serikat. Di sana, ia melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump.
Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, termasuk kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi. Sejumlah perundingan dan pembahasan terkait perjanjian dagang turut menjadi agenda utama.
Dari AS, Presiden melanjutkan perjalanan ke Yordania dan bertemu Raja Abdullah II. Kunjungan ini diharapkan memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya di bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah.
Tahun 2026 menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Yordania, sehingga lawatan tersebut memiliki makna historis tersendiri bagi kedua negara.
Agenda terakhir dilakukan di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA). Presiden Prabowo bertemu Presiden PEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia–PEA.
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas kerja sama bilateral yang telah terjalin erat, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas jejaring kemitraan global yang saling menguntungkan.
Kepulangan Presiden Prabowo menandai berakhirnya rangkaian diplomasi luar negeri yang difokuskan pada penguatan hubungan strategis dan kerja sama ekonomi lintas kawasan.
Editor: Redaktur TVRINews





