JAKARTA, KOMPAS.com - Peristiwa penusukan terhadap advokat berinisial BST di Karawaci, Tangerang, tak hanya meninggalkan luka fisik.
Insiden itu juga menggerakkan solidaritas satu profesi.
Sebanyak 127 advokat dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) disebut telah menyatakan diri siap mendampingi proses hukum kasus tersebut.
Mereka akan mengawal perkara hingga tuntas.
Baca juga: Dua Advokat Gugat UU Pemilu, Minta MK Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres
“Advokat yang sudah terdaftar untuk membantu korban itu ada sekitar 127 advokat dari organisasi KAI,” kata kuasa hukum korban, Wiliyanto, saat dihubungi, Rabu (25/2/2026).
Dukungan itu disebut sebagai bentuk solidaritas sekaligus komitmen untuk memastikan proses hukum berjalan.
Laporan pidana dan perdata
Tak hanya mengawal proses pidana terhadap para pelaku, tim kuasa hukum juga berencana melaporkan perusahaan pembiayaan Mandiri Tunas Finance (MTF).
Perusahaan tersebut diklaim para debt collector memberi kuasa untuk menarik kendaraan.
“Iya pasti itu. Itu sudah pasti. Nanti akan kami kabarkan. Laporan pidana dan perdata akan dijalani setelah korban membaik dan pihak keluarga tenang,” ujar Wiliyanto.
Ia menyebut berkas-berkas untuk kepentingan hukum telah disiapkan. Namun waktu pelaporan masih menunggu kondisi BST benar-benar pulih.
“Kami sudah siapkan upaya hukum dan advokasi buat korban. Berkas-berkasnya sudah kami siapkan, cuma waktunya belum bisa dipastikan karena menunggu kondisi korban membaik,” kata dia.
Dari adu mulut ke tiga tikaman
Kuasa hukum korban dari DPD KAI, Andri Jurnisal, menjelaskan peristiwa terjadi di rumah BST di Perumahan Palem Semi, Karawaci, Tangerang, Senin (23/2/2026).
Menurut Andri, tiga debt collector sudah berada di sekitar rumah korban sejak pukul 14.00 WIB untuk menarik mobil yang disebut menunggak pembayaran.
“Mereka sudah ada dari jam 14.00 WIB. Dari CCTV kita lihat mereka sudah ngintai di depan teras rumah,” ujar Andri saat ditemui di Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (24/2/2026).
Sekitar pukul 15.40 WIB, korban tiba di rumah setelah menjemput anak bersama istrinya, Gloriana (36). Adu mulut terjadi di depan kediaman.