Bogor, VIVA – Peta persaingan Proliga 2026 sektor putri kian jelas jelang final four. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memastikan diri sebagai pemuncak klasemen akhir babak reguler setelah menundukkan juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro dengan skor meyakinkan 3-0 (25-20, 25-20, 25-17) di GOR Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Kamis 26 Februari 2026.
Kemenangan tersebut mengunci posisi Gresik Phonska di peringkat pertama dengan 29 poin dari 10 kemenangan. Raihan itu tak lagi terkejar Pertamina Enduro yang finis kedua dengan 24 poin dari delapan kemenangan. Meski kedua tim sudah lebih dulu mengamankan tiket final four, duel ini menjadi penegasan dominasi Gresik Phonska di fase reguler.
Pelatih Gresik Phonska, Alessandro Lodi, menilai kemenangan atas juara bertahan menjadi bukti kesiapan timnya dalam perebutan gelar musim ini. Ia menegaskan, timnya telah menunjukkan tekad kuat untuk menjadi juara sekaligus memperlihatkan level permainan terbaik mereka di laga tersebut.
Dominasi Gresik Phonska ditopang performa dua legiun asingnya. Oleksandra Bytsenko menjadi penyumbang poin terbanyak dengan 23 angka, diikuti Annie Mitchem dengan 12 poin. Kapten Medi Yoku turut memberi kontribusi sembilan poin sekaligus menjaga keseimbangan permainan tim.
Sebaliknya, Pertamina Enduro kesulitan keluar dari tekanan. Bintang andalan Megawati Hangestri hanya menghasilkan empat poin menurut statistik resmi pertandingan. Pelatih Bulent Karslioglu menegaskan timnya harus segera berbenah secara mental sebelum fase krusial dimulai, dengan menekankan bahwa pola pikir para pemain perlu diubah agar tampil lebih bermental petarung saat menghadapi babak final four.
Persaingan Tiket Final Four Belum UsaiJika dua posisi teratas sudah terkunci, perebutan dua tiket tersisa masih terbuka lebar. Empat tim masih berpeluang lolos yakni Jakarta Electric PLN, Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, dan Medan Falcons.
Laga krusial tersaji Jumat 27 Februari 2026 saat Popsivo Polwan menghadapi Medan Falcons di Sentul. Popsivo mengusung target kemenangan demi mengamankan posisi empat besar. Secara matematis, tambahan poin akan memastikan mereka lolos karena dua pesaing langsung, Electric PLN dan Livin Mandiri, akan saling berhadapan di laga penutup.





