Penghargaan tersebut diterima oleh Bapak Panca Putra, General Manager Business Development Al Azhar Memorial Garden, di hadapan para tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, direksi BUMN/BUMD, serta top eksekutif swasta.
Baca juga: Bank BPD Bali Raih Excellence in MSME Financial Inclusion and Empowerment 2026 di ITAY, Tegaskan Komitmen pada UMKM
Pengakuan atas Konsep Memorial Islami Modern Dewan Juri ITAY 2026 menetapkan Al Azhar Memorial Garden sebagai penerima penghargaan berdasarkan pendekatan unik yang mengintegrasikan nilai religius, layanan spiritual yang humanis, serta tata kelola kawasan memorial yang profesional dan berkelanjutan. Rasional Penghargaan Al Azhar Memorial Garden dinilai unggul karena:- Menghadirkan konsep Islamic Memorial Park yang tertata, hijau, dan sesuai syariat
- Menyediakan layanan pemakaman terpadu dengan pendampingan empatik kepada keluarga
- Menjaga standar tata letak dan arah kiblat yang presisi sesuai ketentuan Islam
- Mengembangkan pendekatan edukatif terkait adab pemakaman dan kesadaran spiritual
- Menerapkan prinsip green memorial park yang ramah lingkungan Data Pendukung - Sistem layanan pra-kebutuhan (pre-need planning) untuk membantu keluarga mempersiapkan secara bijak.
- Pengelolaan kawasan terbuka hijau dengan minimisasi beton dan struktur berlebihan
- Standar operasional berbasis syariah dan kepatuhan tata kelola
- Tingkat kepercayaan publik yang terus meningkat
- Pendekatan ini dinilai memberi dampak sosial, spiritual, dan lingkungan yang berkelanjutan. Hadirnya Tokoh Nasional Acara ITAY 2026 dihadiri oleh Kepala BRIN, Gubernur Lemhannas, Ketua Dewan Pers, para pimpinan lembaga negara, direksi BUMN/BUMD, serta tokoh-tokoh industri nasional.
Dalam sambutan pembukaan, Suryopratomo, Komisaris Metro TV, menyampaikan:
“Tema ITAY tahun ini Transformation for Reinventing Indonesia menekankan bahwa transformasi tidak hanya dalam aspek ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada layanan sosial dan spiritual yang menyentuh kehidupan masyarakat.”
Salah satu anggota dewan juri, Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si., menilai:
“Al Azhar Memorial Garden berhasil memadukan nilai religius, tata kelola profesional, dan pendekatan lingkungan yang modern. Ini bukan sekadar tempat pemakaman, tetapi ruang spiritual yang terkelola dengan visi jangka panjang.”
Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, menambahkan:
“Penghargaan ini diberikan kepada institusi yang menghadirkan solusi berkelanjutan dengan dampak sosial nyata. Al Azhar Memorial Garden menunjukkan standar baru dalam layanan memorial Islami di Indonesia.".
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





