Bisnis.com, MAKASSAR — Produsen makanan ringan, perawatan hewan, dan makanan, Mars Incorporated, resmi meluncurkan Mars Impact Fund, Kamis (26/2/2026), sebuah filantropi yang bertujuan mempercepat dampak berkelanjutan di komunitas kakao tempat Mars beroperasi.
Mars langsung memilih organisasi Save the Children sebagai salah satu penerima pendanaan awal dan menyetujui pendanaan selama tiga tahun senilai US$3 juta.
Pendanaan dimaksud untuk membantu pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa atau VSLA, serta memperkuat program ketahanan komunitas di daerah penghasil kakao di Indonesia.
Seperti diketahui, di Indonesia, Mars dan Save the Children telah memberdayakan lebih dari 50.000 peserta di 92 desa yang ada di Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui program penguatan ketahanan komunitas kakao.
Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia Marlyn Sumbung mengatakan, melalui pendanaan ini, Mars Impact Fund akan mendukung pemberdayaan 85 VSLA yang menggerakkan tabungan dan investasi untuk kegiatan yang mendatangkan penghasilan, hingga memberi manfaat bagi 17.250 petani kakao.
Kemudian membentuk kelompok perlindungan anak terintegrasi yang menangani tantangan pekerja anak, tingkat kehadiran sekolah, dan pengasuhan di 115 desa.
Baca Juga
- Ada Keputusan MA, Mendag Pastikan Tarif CPO-Kakao Cs RI Tetap 0%
- Industri Cokelat Artisan Terkendala Krisis Pasokan Biji Kakao Fermentasi
Komunitas akan dilengkapi dengan rencana kesiapsiagaan bencana dan praktik pertanian ramah iklim.
“Program kemitraan dengan Save the Children mendukung pemberdayaan komunitas dan ketahanan sosial di daerah-daerah penghasil kakao. Melalui pengembangan VSLA, kami percaya pemberdayaan ekonomi perempuan dan praktik pertanian yang ramah iklim akan membuka peluang baru bagi petani dan keluarga mereka," ujar Marlyn Sumbung melalui keterangannya, Kamis (26/2/2026).
Direktur Eksekutif Mars Impact Fund Michelle Grogg menjelaskan pendanaan awal ini mencerminkan komitmen pihaknya untuk bekerja bersama mitra, guna memberikan dampak di komunitas seluruh dunia.
Secara holistik, Mars Impact Fund akan berfokus pada tiga prioritas, yaitu mendukung keluarga petani dan komunitas untuk meningkatkan pendapatan; memperluas peluang bagi ilmuwan, terutama di bidang pangan, pertanian, dan perawatan hewan peliharaan; serta memperluas akses ke perawatan veteriner dan dukungan untuk hewan di rumah dan komunitas yang kekurangan sumber daya.
"Kami ingin memajukan inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim semua hal penting untuk meningkatkan mata pencaharian dan memperkuat ketahanan," ungkap Michelle Grogg.
Sementara itu, CEO Save the Children Indonesia Dessy Kurwiany Ukar mengatakan kolaborasi jangka panjang ini mencerminkan dedikasi untuk meningkatkan kesejahteraan anak, memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat rantai pasok.
“Di Indonesia, kami telah menghadirkan solusi untuk memberdayakan perempuan, melibatkan pemuda, dan memperkuat sistem perlindungan anak di komunitas petani kakao. Membantu mereka mengatasi tantangan sosial ekonomi," jelas Kurwiany Ukar.





