Mengejutkan! Seorang Pria  Kembali Bekerja Usai Libur Imlek, Nasi Daging Sapinya Tumbuh “Rambut Hitam” 15 Sentimeter

erabaru.net
8 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Libur panjang Tahun Baru Imlek berakhir. Yin, warga Hefei, kembali ke kantornya di Ningbo dan terkejut melihat semangkuk nasi daging sapi yang terlupakan sebelum libur telah berjamur parah, dengan “rambut hitam” setinggi sekitar 15 cm serta bau apek yang menyengat.

Menurut laporan media lokal, Yin selama ini menjalankan usaha furniture kayu rosewood di Ningbo, Provinsi Zhejiang, Tiongkok.  Pada 10 Februari, ia pulang kampung ke Chaohu untuk merayakan Imlek. Karena terburu-buru, sisa nasi daging sapi—yang awalnya untuk anjing peliharaannya—tidak sempat dibuang dan tertinggal di kantor.

Saat kembali ke Ningbo 25 Februari dini hari, Yin mencium bau aneh begitu masuk kantor. Ia mendapati ratusan benang jamur hitam yang panjang dan rapat menjulang dari nasi tersebut, menyerupai rambut, setinggi sekitar 15 cm—bak “hutan hitam mini”.

“Benar-benar tak menyangka bisa jadi seperti ini, saya sampai tertegun,” ujar Yin. Ia menambahkan bahwa biasanya ia cukup memperhatikan kebersihan; kejadian ini murni karena kelalaian.

(Tangkapan layar dari internet)

Selanjutnya, Yin mengenakan masker dan sarung tangan, menyegel mangkuk nasi itu lalu membuangnya dengan hati-hati. Ia juga membersihkan dan mendisinfeksi area sekitar kantor secara menyeluruh serta membuka jendela untuk ventilasi hingga udara kembali segar.

Para ahli menjelaskan, “rambut hitam” tersebut sejatinya adalah koloni jamur hasil perkembangbiakan besar-besaran. Nasi daging sapi kaya nutrisi dan air; dalam lingkungan hangat, lembap, dan kurang ventilasi, makanan seperti ini sangat mudah menjadi media ideal bagi jamur.

Peristiwa ini pun ramai dibahas warganet di daratan Tiongkok.

Ahli gizi anak, Wang Bin, menulis di media sosial bahwa “rambut hitam” itu kemungkinan besar adalah Rhizopus atau Mucor. “Nasi daging sapi yang ‘tertidur’ di meja kantor selama setengah bulan—protein + pati + ruangan berpemanas—itu hotel bintang lima bagi jamur. Panjang 15 cm terdengar berlebihan? Bagi jamur, tidak juga. Mereka bisa tumbuh beberapa sentimeter per hari; panjang itu bisa tercapai dalam tiga–empat hari.”

Wang Bin menambahkan, hal terpenting adalah membersihkan area sekitar setelah menemukan makanan berjamur. Jamur yang matang dapat melontarkan spora, sehingga meja dan celah keyboard di dekatnya mungkin sudah terkontaminasi “benih” tak kasatmata. Tak perlu disinfeksi berlebihan—cukup lap permukaan dengan kain lembap dan balikkan keyboard lalu tepuk-tepuk. Intinya: makanan berjamur langsung dibuang, sekalian dilap agar lebih aman.

Warganet lain mengingatkan, itu bukan “rambut”, melainkan jamur hitam akibat lama tak dibersihkan—segera buang! Ada pula komentar seperti: “Itu jamur Mucor, berbahaya,” “Laboratorium saja sulit menumbuhkan miselium sebaik itu,” “Seram,” “Bisa dikepang,” hingga “Pertumbuhannya lebih lebat dari rambut saya.”

Ada juga candaan: “Saya sempat mengira makan nasi daging sapi bisa menumbuhkan rambut hitam—andai saja benar, buat kami yang mulai botak!” dan “Semoga rambut para pekerja bisa tumbuh sekuat nasi ini—liar dan tak menyerah!”

Reporter: Tang Zixuan, laporan kompilasi / Editor: Li Quan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Forum Purnawirawan TNI Tulis Surat ke Presiden, Tolak Pengiriman Pasukan di BoP
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
27 Februari dalam Catatan Sejarah: Sayuti Melik Tutup Usia
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Warga Duga Ini Penyebab Jalan Otista Raya Tangsel Cepat Rusak Usai Ditambal
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Sopir Mobil yang Lawan Arus di Jakpus Tersangka Kepemilikan Sajam-Pelat Palsu
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri UMKM: Serbuan Barang Impor Ilegal Bikin UMKM Lokal Sulit Naik Kelas
• 38 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.