Laba Bersih Energi Mega Persada Melesat 21 Persen di 2025

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Emiten hulu minyak dan gas bumi (migas) milik Bakrie Group, PT Energi Mega Persada Tbk (ENGR) atau EMP, melaporkan laba bersih tumbuh dua digit sepajang tahun 2025. Capaian ini diklaim mencerminkan peningkatan kinerja operasional dan keuangan perseroan semakin solid. 

EMP mencatat laba bersih tembus US$91,53 juta atau sekitar Rp 1,53 triliun (estimasi kurs Rp 16.770 per dolar AS). Jumlah ini naik 21 persen secara year on year (yoy) dibanding tahun sebelumnya sebesar US$75,39 juta atau sekitar Rp 1,26 triliun.

Baca Juga :
Meroket 578 Persen, BTN Bukukan Laba Bersih Rp 230 Miliar Per Januari 2026
Perkuat Pembiayaan Berkelanjutan, Bank bjb Rilis Obligasi Keberlanjutan I Tahap II 2026

Perseroan juga membukukan EBITDA melesat dua digit, yakni tumbuh 11 persen dari US$278,86 juta menjadi US$309,71 juta. Sementara itu, pendapatan (net sales) naik 7 persen dari US$467,42 juta pada 2024 menjadi US$498,13 juta di tahun 2025. 

Chief Executive Officer & Direktur Utama EMP, Syailendra S. Bakrie, menyampaikan bahwa perseroan agresif memperkuat fondasi produksi melalui investasi berkelanjutan. Perseroan menggelontorkan
lebih dari US$250 juta atau sekitar Rp 4,19 triliun untuk program eksplorasi dan pengembangan di seluruh aset produksi.

Ilustrasi Keuntungan Menarik
Photo :
  • freepik.com/freepik

"Hasilnya, kami mampu meningkatkan keandalan lapangan-lapangan kami serta memperluas kapasitas produksi aset di masa mendatang,” ujar Syailendra dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 27 Februari 2026.

Langkah ekspansi ini dinilai menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan EBITDA dan laba bersih. Dengan peningkatan keandalan aset, EMP mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya.

Sementara itu, Chief Financial Officer & Wakil Direktur Utama EMP, Edoardus Ardianto, menegaskan komitmen perusahaan terus berupaya menjaga kesehatan neraca dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. EMP akan memaksimalkan nilai dari aset-aset yang ada melalui efisiensi operasional, alokasi modal yang disiplin, serta pengelolaan keuangan yang prudent. 

"Kami menargetkan untuk semakin memperkuat kinerja keuangan dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” kata Edoardus.

Ia optimis keberhasilan penerbitan obligasi pada kuartal I-2026 akan membantu menurunkan biaya pendanaan perusahaan ke depan. Strategi ini diyakini dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan ruang ekspansi yang lebih fleksibel.

Baca Juga :
Goldman Sachs Ungkap Arah Harga Minyak Dunia, Brent dan WTI Diproyeksi Naik di Akhir Tahun
Harga Mobil Listrik Bekas Tesla Alami Kenaikan
Harga Emas Dunia Meledak di Hari Pertama Bulan Ramadhan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: 2026, Asuransi Perkuat Modal-Tingkatkan Kepercayaan Nasabah
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Satu Tahun Perjalanan Bank Emas Pegadaian, Menata Masa Depan Investasi Emas RI
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Sapu Bersih! Semua Wakil Liga Inggris Lolos ke 16 Besar Kompetisi Antarklub Eropa
• 6 jam lalubola.com
thumb
AS Izinkan Penjualan Ulang Minyak Venezuela ke Kuba
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 CEO Bergaji Paling Besar di Dunia, Elon Musk Lewat
• 32 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.