Jakarta: Polres Metro Jakarta Utara memberikan trauma healing atau penyembuhan trauma kepada ibu korban pembunuhan MAR, 21 oleh pelaku MAH,16, yang juga anaknya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pemulihan trauma diberikan agar bisa menghadapi kejadian yang menimpa keluarganya tersebut.
“Sang ibu masih histeris dan kami berikan pemulihan trauma dengan hipnoterapi agar dapat menenangkan diri,” kata Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsin seperti dilansir dari Antara, Jumat, 26 Februari 2026.
Pelayanan trauma healing langsung dilakukan di rumah korban. Sri mengatakan kejadian ini pasti berat dihadapi sang ibu. Oleh sebab itu, polisi memberikan pendampingan, sesuai dengan arahan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz.
“Pemberian layanan trauma healing ini kembali akan kami lakukan dan melihat kondisi kejiwaan sang ibu,” tutur Sri.
Baca Juga :
Pria di Bantul Dibunuh OTK saat Tertidur“Ibu ini malah lebih sayang kepada pelaku karena dia mengalami penyakit lambung sehingga mendapatkan perhatian lebih,” ungkap Sri.
Namun, ibu korban mengakui komunikasi kedua anak tersebut tidak berjalan baik. “Jika si abang ingin bicara dengan adik, melalui ibunya, dan begitu sebaliknya,” jelas Sri.
Police line. Foto: Metro TV/Yurike
Sebelumnya Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kronologi seorang pelajar berinisial MAH, 16 memukul kakak kandungnya MAR, 22 hingga tewas di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 24 Februari 2026 sore. Sri menyebut pelaku diduga berkali-kali memukul kepala korban dengan palu, karena pelaku sangat emosi, sehingga korban tersungkur.
Setelah korban jatuh tersungkur, pelaku terus memukul kepala korban. Bahkan sampai lima kali. Korban pun masih dalam keadaan hidup, karena masih bersuara.
“Namun, korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” terang Sri.
Dia pun menilai pelaku nekat melakukan pembunuhan tersebut karena ada permasalahan keluarga dan merasa cemburu lantaran kakaknya lebih diperhatikan oleh ibunya. "Apa yang diinginkan oleh kakaknya selalu dituruti oleh orang tuanya," tambah Sri.




