Jakarta, tvOnenews.com - Diduga tempat prostitusi pasangan sesama jenis saat malam hari, dua akses Taman Kota Cawang ditutup.
Adapun sebelumnya sebuah video viral di media sosial Instagram @*jo*l.
Video itu memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki masuk Taman Kota Cawang melalui pinggiran pagar.
"Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowok-cowok entah cowok bagaimana saya tidak tahu indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," kata pengambil video.
Terkait hal ini, Camat Makasar Dimas Prayudi mengatakan pihaknya berupaya untuk mengurangi dampak kerawanan sosial di sana.
"Kita mencoba mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi taman karena ada beberapa informasi dan perhatian masyarakat berkaitan dengan penyalahgunaan fungsi taman di lokasi ini," ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Bukan hanya dua akses yang ditutup, Dimas menyebut bagian pagar taman yang berbatasan dengan area tol juga turut menjadi perhatian.
Pasalnya, kata dia, ada celah pagar yang sering digunakan warga untuk masuk ke area taman secara tidak resmi.
Pada hari yang sama dengan penutupan akses, petugas langsung melakukan pengelasan celah pagar.
"Kita coba las karena memang ada beberapa aktivitas warga yang menggunakan celah itu untuk masuk ke area taman," terangnya.
Dimas menyebut taman tersebut memang sudah beberapa kali disinyalir disalahgunakan oleh pihak tertentu.
Oleh karena itu, pihaknya berupaya melakukan langkah preventif agar taman tersebut kembali berfungsi sebagaimana mestinya. (ant/nsi)




