Begal Beraksi di Jelambar, Ngaku Polisi Diduga Todongkan Senpi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Percobaan pembegalan dengan modus berpura-pura menjadi polisi terjadi di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Aksi ini viral di setelah video curhatan korban diunggah di media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @warga.jakbar.

Dalam video, korban menyebut insiden itu terjadi pada Rabu (25/2/2026) pukul 02.30 WIB. Korban mengaku dipepet oleh pelaku yang menggunakan dua sepeda motor.

Sambil memepet korban, pelaku mengaku sebagai anggota buru sergap (buser) dan disebut membawa senjata api (senpi).

Baca juga: Bantah Cemari Cisadane, Perusahaan Pestisida: Ini Musibah, Kami seperti Korban Begal

Namun, pelaku lantas berhasil melarikan diri karena pada saat beraamaan tim intel kepolisian melintas berpatroli.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Jadi memang informasi yang saya dapat itu semalam ada orang mau dipepet, tapi karena ada anggota Intel curiga terus datang nyamperin, enggak jadi. Dia langsung pergi pelakunya, belum sempat ngapa-ngapain," ucap Alex saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (27/2/2026).

Alexander menyebut tim gabungan kepolisian rutin menggelar patroli, khususnya di wilayah hukum Grogol Petamburan.

"Jadi memang setiap malam itu patroli tim Intel, Narkoba, Reskrim itu selalu memang patroli giatnya. Dari Polsek, Polres, Polda, semua kami giat patroli rutin pasti setiap malam," ujarnya.

Patroli tengah diperketat mengingat meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadhan.

"Karena kan banyak yang berpotensilah, misalnya tawuran, ternyata bisa juga ketemu itu kan, ada yang mau ngebegal," tambahnya.

Baca juga: Begal di Pademangan Ditangkap Warga Setelah Terjebak Macet

Adapun Jelambar menjadi salah satu titik pengawasan utama Polsek Grogol Petamburan karena rawan tindak kriminal.

"Karena memang Jelambar kan termasuk wilayah yang padat penduduk dan rawan ya; tawuran, curanmor, semua kita harus cegah itu kan," ucap Alexander.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara, terkait narasi video yang menyebut bahwa di lokasi yang sama dengan percobaan pembegalan ada aksi penjambretan disertai kekerasan pada pagi hari setelahnya, Alex mengaku belum menerima laporan.

"Kalau itu kami belum bisa pastikan ya benar atau tidaknya. Karena sejauh ini belum pernah ada kabar atau laporan apa pun sih soal itu yang dibacok di lengannya," tutur Alexander.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KemenHAM Pastikan Kawal Kasus Penganiayaan Pelajar hingga Meninggal oleh Oknum Brimob
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kiat Mengendalikan Nafsu Seksual saat Berpuasa
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo Bagikan Momen Buka Puasa Bersama Pangeran MBZ
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Kemendikdasmen-BPS sinergi hadirkan data pendidikan lebih akurat 
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Anggaran THR ASN Kota Malang 2026 Tembus Rp42,6 Miliar
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.