JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air pada Jumat (27/2/2026) pagi setelah menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri yang mencakup Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab.
Lawatan tersebut menghasilkan sejumlah capaian strategis di bidang perdagangan, investasi teknologi, energi, serta penguatan peran Indonesia dalam diplomasi perdamaian dunia.
Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, di tengah hujan yang mengguyur ibu kota sejak pagi.
Baca Juga: Pertemuan Hangat Presiden Prabowo dan Presiden MBZ, Masuki Babak Baru Kerja Sama Strategis
Rintik hujan tidak mengurangi kekhidmatan prosesi penyambutan. Presiden yang mengenakan safari cokelat muda dan peci hitam tampak menyapa para pejabat tinggi negara yang hadir di apron bandara.
Sejumlah pejabat hingga menteri Kabinet Merah Putih turut menyambut kepulangan Presiden yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Setelah bersalaman dan berbincang singkat, Prabowo meninggalkan bandara untuk kembali menjalankan agenda kenegaraan di dalam negeri.
Kunjungan Luar Negeri Prabowo ke AS dan InggrisRangkaian lawatan luar negeri Prabowo Subianto dimulai dengan kunjungan ke Amerika Serikat pada 19–21 Februari 2026.
Di Washington DC, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) perdana.
Dalam forum tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap penyelesaian konflik Palestina melalui jalur diplomasi dan perdamaian berkelanjutan.
Prabowo menyampaikan bahwa dirinya telah mempelajari 20 poin gagasan yang disampaikan Presiden AS, Donald Trump, dalam kerangka Board of Peace.
Ia meyakini bahwa peluang perdamaian tetap terbuka sepanjang semua pihak menunjukkan komitmen politik yang kuat dan konsisten.
Baca Juga: Menkop Ferry Ungkit Instruksi Presiden Prabowo soal Polemik Impor Mobil Pikap India | ROSI
Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut dinilai mempertegas posisi Jakarta sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif yang terus berupaya memainkan peran konstruktif dalam isu-isu global.
Masih di Washington, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Trump.
Pertemuan itu membahas negosiasi panjang mengenai skema tarif timbal balik atau resiprokal antara kedua negara.
Hasilnya, kedua kepala negara menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART).
Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia memperoleh fasilitas tarif 0 persen untuk 1.819 produk nasional yang masuk ke pasar Amerika Serikat.
Komoditas yang mendapatkan keuntungan itu antara lain produk sawit, kopi, kakao, serta berbagai komponen elektronik.
Kebijakan ini diproyeksikan memperkuat daya saing ekspor Indonesia di pasar AS sekaligus membuka peluang peningkatan volume perdagangan bilateral.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Prabowo Subianto
- lawatan luar negeri Prabowo
- tarif 0 persen AS
- Agreement on Reciprocal Trade
- Prabowo Trump
- ekspor Indonesia ke AS




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5514899/original/009759100_1772117876-2142.jpg)
