Ibu dari remaja yang menggetok kepala sang kakak dengan palu hingga tewas di Jakarta Utara, memohon pertolongan Presiden RI, Prabowo Subianto, agar anak bungsunya mendapat pengobatan kejiwaan.
Karena ia merasa anaknya yang masih duduk di bangku SMP tersebut memiliki guncangan batin dan jiwa yang harus diobati.
"Saya meminta kepada Presiden Bapak Prabowo, artinya obati anak saya gitu. Ada guncangan batin, guncangan jiwa yang harus diobati. Karena di bawah umur dan itu aset saya satu-satunya," ujar N (47), saat ditemui kumparan di kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (27/2).
N mengatakan, kedua anaknya rajin salat dan mengaji. Keduanya sangat memahami sang ibunda.
"Dia anak baik. Rajin salat, rajin mengaji, dari pesantren. Anak baik, saleh, dan dia selalu artinya mengerti sama ibunya. Dua-duanya mengerti, seperti itu," ujarnya.
Saat ini remaja tersebut telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara. Meski belum bertemu langsung dengan sang anak, ia berharap ada pengobatan untuk kesehatan mental anak bungsunya tersebut.
"Iya betul, dalam pengobatan lah kan, harusnya ada gangguan jiwa, mental, seperti itu ya. Seperti itu lah saya minta pengobatan gitu buat si adiknya itu, seperti itu lah. Karena dia juga aset satu-satunya saya sekarang," ungkapnya.
N sendiri merupakan single parent. Ia membesarkan kedua putranya seorang diri setelah berpisah dengan sang suami. Sehari-hari ia berdagang pecel lele di kawasan Kelapa Gading.
N berharap, setelah mental anaknya pulih, si bungsu dapat kembali berkumpul dengannya di rumah.
"Kembali ke rumah, seperti itu. Iya sama saya lagi. Karena pada dasarnya anak yang baik dia, sangat mengerti dengan ibunya, sangat sayang kepada ibunya," ungkap N.
"Nah, makanya saya mengharapkan kepada Bapak Presiden Prabowo untuk memberikan pengobatan untuk anak saya, seperti itulah gitu. Jadi dirawat dengan intensif gitu ya, seperti itu," pungkasnya.





