JAKARTA, KOMPAS.com - Perbedaan ketinggian ruas Jalan Waduk Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, kerap menyebabkan kolong mobil bergesekan dengan permukaan aspal atau "gasruk".
Warga sekitar, Syauqi (24), mengatakan, mobil yang melintas di bagian jalan yang tingginya berbeda hampir pasti mengalami gesekan.
"Kalau yang kayak Sedan gini-gini aja nih, kadang "ngegasruk" juga nih. Makanya enggak berani tuh,” ujar Syauqi saat ditemui Kompas.com, Jumat (27/2/2026).
Menurut Syauqi, seringkali gesekan kendaraan berbekas di permukaan aspal. Bahkan, gesekan kendaraan dengan kolong mobil kerap menimbulkan suara nyaring.
Baca juga: Tanah Labil Diduga Jadi Penyebab Jalan Waduk Pluit Selatan Miring
"Kalau malam sering gua kaget, bunyi ‘Grak!’ kayak gitu. Itu kan bekas mobil semua nih, gompel-gompelan nih (aspalnya), pada gompel,” ucap Syauqi.
Warga lain, Geral (30), menambahkan, hanya kendaraan besar yang biasanya berani melintasi jalan tersebut tanpa khawatir bergesekan dengan aspal.
“Mobil gede doang yang berani,” katanya.
Akibat perbedaan ketinggian tersebut, kata dia, kecelakaan kerap terjadi di jalan tersebut.
"Ya kalau mau dibilang seminggu sekali mah bisa lebih. Ya namanya di deket waduk sana ramai orang kan. Apalagi anak muda, kalau lewat udah kenceng bisa sambil mabuk-mabukan, ya jatuh," tuturnya.
Geral yang berdagang di sekitar lokasi pun berharap jalanan tersebut segera diperbaiki secara permanen agar tidak terus menimbulkan korban.
"Ya semoga beneran bisa dibenerin. Kasihan juga orang pada jatuh mulu," tambahnya.
Adapun Kompas.com telah berupaya meminta tanggapan Kepala Seksi Jalan, Jembatan dan Kelengkapan Jalan Suku Dinas Bina Marga (SDBM) Jakarta Utara, Budi Cahyo Wardoyo. Namun, hingga berita ini tayang, belum ada jawaban.
Untuk diketahui, kondisi Jalan Waduk Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, mengalami kerusakan cukup parah.
Permukaan jalan tampak miring dengan perbedaan ketinggian mencolok antara dua ruas, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.
Baca juga: Jalan Waduk Pluit Selatan Tinggi Sebelah, Pengendara Sering Terjatuh
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Jumat (27/2/2026), titik kerusakan berada di samping lapangan basket sekolah swasta Bina Tunas Bangsa (BTB) School. Kerusakan membentang sekitar 100 meter, dengan retakan dan patahan terlihat di sepanjang badan jalan.
Sisi kiri jalan dari arah Polsek Metro Penjaringan menuju Jalan Pluit Timur Raya tampak lebih tinggi dibanding sisi lainnya.
Perbedaan elevasi diperkirakan mencapai 10 hingga 15 sentimeter. Pada beberapa bagian, permukaan jalan telah ditambal aspal, namun masih terdapat selisih ketinggian yang cukup tajam.
Kemiringan tersebut menyebabkan kendaraan dari arah Jalan Pluit Timur Raya menuju Polsek Metro Penjaringan melaju dalam posisi miring. Tak jarang terdengar bunyi gesekan dari bagian bawah mobil yang mengenai permukaan jalan yang lebih tinggi dan belum tertambal sempurna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




