Teddy Seskab: Anggaran Pendidikan Tidak Dipangkas untuk MBG

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet (Seskab) menegaskan tidak ada pemangkasan anggaran pendidikan untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Teddy mengatakan, adanya narasi yang menyatakan bahwa MBG mengurangi program pendidikan hingga membuat sekolah terbengkalai, serta guru tidak diperhatikan merupakan hal yang keliru.

“Ada pihak, sedikit pihak yang menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis itu mengurangi program dan anggaran pendidikan, sehingga sekolah terbengkalai, kemudian guru-guru tidak diperhatikan. Jadi, saya mau jawab itu narasi yang keliru,” ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, saat dilansir dari Antara, pada Jumat (27/2/2026).

Menurut Teddy, anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN atau Rp769,1 triliun pada tahun ini telah disepakati bersama antara pemerintah dan DPR sejak tahun lalu, termasuk rincian peruntukannya.

Dengan demikian, tidak ada pengalihan sepihak dari anggaran pendidikan untuk mendanai MBG. Ia mengatakan seluruh program strategis pendidikan dari periode sebelumnya tetap berjalan.

Program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) masih dilanjutkan. Bahkan, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terdapat tambahan program seperti Sekola Rakyat yang menyasar anak-anak putus sekolah atau belum mendapat kesempatan meraih pendidikan.

Terkait dengan isu sekolah rusak karena anggaran yang dipangkas, Teddy menjelaskan bahwa kewenangan pengelolaan SMA berada di tingkat provinsi, sedangkan SD dan SMP di kabupaten/kota.

Pada 2025, pemerintah telah melakukan renovasi terhadap 16 ribu sekolah dengan total anggaran sekitar Rp17 triliun melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia mengatakan bahwa pemerintah juga memperkuat digitalisasi pembelajaran dengan mendistribusikan 280.000 unit televisi digital ke sekolah-sekolah pada 2026 dan akan ditingkatkan pada tahun ini.

Pihaknya menekankan bahwa tujuan utama program MBG adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, sehingga mampu memperkuat ekosistem pendidikan secara keseluruhan.

“Ini fondasi awal untuk memperbaiki pendidikan,” pungkasnya.(ant/ris/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Entitas Anak HRME Lunasi Utang Rp18 Miliar ke KB Bank
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menaker Sebut BHR Ojol 2026 Lebih Besar, Aturan Tunggu Konsultasi dengan Prabowo
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Pramono Mau Bikin Jalan Bawah Tanah Hubungkan 4 Hotel di Bundaran HI ke MRT
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Jadwal Imsak Puasa Ramadhan Semarang Hari Ini 28 Februari 2026, Jam Berapa Subuh?
• 10 menit lalurctiplus.com
thumb
Hari Karyuliarto: Kesaksian Ahok penting jelaskan "misteri" LNG
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.