Pemerintah Lagi Siapkan UU Ketenagakerjaan Baru, Ini Bocorannya

cnbcindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita
Foto: Airlangga tiba di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah tengah menyiapkan regulasi baru di bidang ketenagakerjaan sebagai bagian dari penyesuaian kebijakan tenaga kerja nasional. Langkah tersebut juga berkaitan dengan berbagai pembahasan dalam kerja sama perdagangan internasional yang melibatkan Indonesia.

"Ya pertama tentu kita sedang menyusun undang-undang naker yang baru," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kemnaker, Jumat (27/2/2026).

Baca: Buruh Minta THR Bebas Pajak, Purbaya: Tunggu Petunjuk Presiden

Pembahasan regulasi tersebut mencakup berbagai isu penting, termasuk pengaturan sistem kerja kontrak dan outsourcing. Topik tersebut muncul dalam diskusi terkait kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat.


Sejumlah poin dalam kerja sama tersebut disebut mencakup aspek ketenagakerjaan yang perlu ditindaklanjuti melalui regulasi nasional.

Foto: Sejumlah elemen buruh mulai memadati area depan DPR/MPR menjelang demonstrasi yang menuntut UMP dan pengesahan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Sejumlah elemen buruh mulai memadati area depan DPR/MPR menjelang demonstrasi yang menuntut UMP dan pengesahan RUU Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (15/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Pemerintah memastikan proses penyusunan aturan akan dilakukan melalui mekanisme legislasi yang berlaku. Regulasi baru tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha sekaligus melindungi pekerja.

Baca: THR PNS Bebas Pajak, Kok Bisa?

Pemerintah juga menilai pembaruan aturan ketenagakerjaan penting untuk menyesuaikan dinamika pasar tenaga kerja yang terus berkembang. Selain itu, kebijakan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing investasi di Indonesia.

"Jadi nanti itu akan masuk di dalam undang-undang naker yang baru," kata Airlangga.


(fys/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Jawab Moody's, RI Bakal Gelar Indonesia Economic Outlook

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dukung Mobilitas Pemudik, Seksi 1 dan 2 Tol Palembang–Betung Siap Beroperasi
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Sisterhood Modest Bazaar, Tempat Cari Outfit Lebaran yang Stylish
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bank BPD Bali Raih Excellence in MSME Financial Inclusion and Empowerment 2026 di ITAY, Tegaskan Komitmen pada UMKM
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Jangan sampai Terlewatkan! Ini 5 Waktu Membayar Zakat Fitrah dalam Islam
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Anak Gajah Kembali Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Polisi Tunggu Hasil Nekropsi
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.