Siap-Siap, Bakal Ada SPHP Jagung Rp678 Miliar buat Jaga Harga Telur Ayam Jelang Lebaran

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah memastikan keberlanjutan Program SPHP jagung pakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga telur ayam dan daging ayam ras.

Siap-Siap, Bakal Ada SPHP Jagung Rp678 Miliar buat Jaga Harga Telur Ayam Jelang Lebaran. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – Pemerintah memastikan keberlanjutan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga telur ayam dan daging ayam ras. Program ini menyasar peternak unggas dengan menyalurkan jagung pakan bersubsidi di bawah harga pasar, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Penyaluran jagung pakan melalui SPHP dinilai menjadi solusi efektif untuk meredam fluktuasi harga pakan, mengingat jagung merupakan komponen utama dalam biaya produksi peternakan unggas. Dengan harga pakan yang lebih terjangkau, tekanan kenaikan harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen dapat ditekan.

Baca Juga:
Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan di Papua Selama Ramadan

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa menyampaikan, saat ini pemerintah tengah memfinalisasi pendataan penerima program SPHP jagung pakan tahun 2026.

“SPHP jagung sudah dibahas peruntukannya. Penerimanya sedang kita data dan sinkronkan. Mudah-mudahan di bulan Maret, jika datanya sudah lengkap, SPHP jagung pakan bisa segera kita gelontorkan,” ujar Ketut di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga:
Harga Komoditas Pangan Stabil pada Hari Keenam Ramadan

Pendataan tersebut mencakup verifikasi peternak unggas penerima manfaat, yang dilakukan bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, sebagaimana skema pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp678 miliar dengan target penyaluran 242 ribu ton jagung pakan. Target tersebut melonjak signifikan hingga 372,6 persen dibandingkan realisasi SPHP jagung pakan tahun 2025 yang mencapai 51,2 ribu ton dan menjangkau 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi.

Baca Juga:
Bapanas Catat Tren Penurunan Harga Pangan di Momen Ramadan

Meski demikian, Bapanas menegaskan agar Perum Bulog selaku operator pelaksana tidak menyalurkan jagung pakan bersubsidi ke wilayah yang tengah memasuki masa panen raya jagung. Kebijakan ini ditempuh untuk tetap menjaga kesejahteraan petani jagung dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa telur ayam dan daging ayam ras merupakan komoditas pangan strategis yang saat ini telah mencapai swasembada nasional.

“Indonesia sekarang sudah swasembada sembilan komoditas, mulai dari beras, jagung pakan, bawang merah, cabai, telur ayam, daging ayam, hingga gula dan minyak goreng. Kita tidak impor,” kata Amran.

Menurutnya, peningkatan produksi pangan domestik membuat fluktuasi harga seharusnya dapat lebih terkendali. Bahkan, Indonesia telah mencatatkan surplus produksi di tengah krisis pangan global.

“Produksi sudah selesai dan kita surplus. Daging ayam dan telur ayam juga sudah ekspor. Jadi tidak ada alasan harga naik berlebihan,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga daging ayam ras hingga minggu ketiga Februari 2026 tercatat di Rp40.789 per kilogram, menjadi level tertinggi dalam setahun terakhir. Sementara itu, Panel Harga Pangan Bapanas mencatat harga telur ayam berada di Rp31.278 per kilogram per 25 Februari 2026.

Dengan tren harga tersebut, pelaksanaan SPHP jagung pakan dinilai tepat untuk segera digulirkan mulai Maret 2026, terutama menjelang Idul fitri yang biasanya diiringi peningkatan permintaan pangan. Langkah ini diharapkan mampu menahan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akhiri Lawatan ke 4 Negara, Prabowo Mendarat di Jakarta Usai Giat Diplomasi Global
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Eka Hospital Depok Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Layani Kecelakaan Kerja
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
Ramadan di Era Digital Jadi Momentum Penguatan Edukasi Zakat
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tutup Tahun 2025, Isuzu Kuasa 29% Pasar Kendaraan Komersial
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Profil Uceng Guru Besar UGM yang Ajak Natalius Pigai Debat Terbuka Soal Kasus HAM di Indonesia
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.