Bakrie & Brothers (BNBR) Targetkan Raup Rp 6,5 T dari Aksi Right Issue

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menargetkan penghimpunan dana hingga Rp 6,5 triliun melalui aksi right issue yang baru saja disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dana tersebut akan digunakan untuk menurunkan rasio utang sekaligus memperkuat struktur keuangan perusahaan.

Direktur Utama Bakrie & Brothers, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan aksi korporasi ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kesehatan neraca setelah akuisisi jalan tol Cimanggis-Cibitung.

“Tujuan right issue itu adalah untuk deleveraging atau mengurangi utang yang kami dapat dari kreditur dalam membeli Cimanggis-Cibitung. Target pengumpulan mungkin antara Rp 4 triliun sampai Rp 6,5 triliun,” kata Anindya di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

Dia menjelaskan, dana hasil right issue akan digunakan untuk membayar utang akuisisi tol tersebut sehingga rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio) dapat turun signifikan.

“Apa gunanya right issue? Ini adalah untuk membayar utang dari akuisisi tersebut. Dan ini membuat return debt to equity yang tadinya lima kali menjadi dua kali lipat. Jadi menjadi lebih sehat, lebih liquid, dan bisa menatap masa depan dengan lebih baik,” tuturnya.

Akuisisi Tol Dongkrak Pendapatan dan Arus Kas, Bisa Cuan Rp 3 M per Hari

Anindya menuturkan akuisisi 90 persen saham jalan tol Cimanggis–Cibitung senilai Rp 3,5 triliun terbukti memberikan arus kas yang kuat. Jalan tol sepanjang 26 kilometer tersebut kini melayani sekitar 43.000 kendaraan per hari.

Menurut dia, volume lalu lintas tersebut melampaui proyeksi awal dan membantu mengurangi kemacetan, terutama di ruas Tol Cikampek.

“Toll ini sangat menarik karena setiap harinya itu menghasilkan Rp 2 miliar, bahkan sekarang sudah Rp 3 miliar per hari. 43.000 kendaraan per hari menghasilkan Rp 3 miliar,” imbuhnya.

Laba Bersih Bakrie & Brothers Meroket Hampir 50%

Anindya juga menyebutkan Bakrie & Brothers berhasil mencatatkan kenaikan laba hampir 50 persen. Berdasarkan laporan keuangan di laman Keterbukaan Informasi, Bakrie & Brothers mencatatkan laba yang meroket 49,6 persen senilai Rp 502,74 miliar di sepanjang tahun 2025 dari 2024 sebesar Rp 336,04 miliar.

“Di tahun 2025 untungnya naik 50 persen ke Rp 500 miliar, tapi di tahun 2025 juga tahun yang baik karena kita berhasil mengakuisisi 90 persen saham Cimanggis Cibitung toll waste,” ujarnya.

Kemudian pendapatan bersih sebesar Rp3,74 triliun di sepanjang tahun 2025, atau turun sebesar 3,28 persen year on year (yoy) dibanding tahun sebelumnya.

Pendapatan bersih Perseroan tersebut berasal dari PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp 2,18 triliun, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) Group sebesar Rp 1,08 triliun, dan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp 464,21 miliar.

Bakrie & Brothers kini mengembangkan portofolio bisnis berbasis arus kas seperti tol jalan dan pipa gas, sekaligus mendorong sektor pertumbuhan baru. Salah satunya melalui VKTR yang mengembangkan ekosistem kendaraan listrik komersial.

VKTR saat ini merupakan penyedia armada bagi TransJakarta serta mulai mengembangkan kendaraan komersial untuk kebutuhan waste to energy di Jakarta dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dia juga menyebutkan diarahkan membangun ekosistem kendaraan listrik komersial dari hulu ke hilir. Perseroan menargetkan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari 40 persen menjadi 80 persen serta membuka peluang masuk ke pengolahan material baterai untuk memperkuat rantai pasok industri EV nasional.

Masih dalam ekosistem EV nasional, Anindya juga membuka peluang masuk ke pengolahan material baterai. Selain itu, anak usaha Modula fokus pada teknologi 3D printing untuk konstruksi rumah, sedangkan Helio diarahkan ke energi terbarukan.

“Helio adalah untuk renewable energy. Kami juga mulai melirik sejalan dengan apa yang kami lakukan di faktor di industri keberlanjutan,” tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Polisi Bunuh Polisi di Sulsel, Oknum Sempat Bersihkan TKP
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Bank Jateng Tangani Penyaluran Gaji Pegawai Kemenag Boyolali
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Seskab Teddy Bantah MBG Sedot Anggaran Pendidikan: Narasi Keliru!
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Gianyar Bali, Polisi Selidiki Identitas Korban
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Jabar jamin jalan provinsi bebas lubang di mudik lebaran 2026
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.