Belum Teridentifikasi, 10 Korban Longsor Pasirlangu Dikubur Satu Liang Lahat

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Pemakaman massal korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung dengan penuh rasa haru.

Ada 10 jenazah dengan 10 peti mati yang dikuburkan dalam satu liang lahat di Pemakaman Tanah Mati, Kampung Barunyatuh, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB. Pemakaman dimulai selepas bada Zuhur, Jumat (27/2/2026).

BACA JUGA: Warga Pasirlangu Geram Lokasi Longsor Jadi ‘Wisata Dadakan’, Spanduk Peringatan Dipasang

Pemakaman dihadiri ratusan warga Pasirlangu. Sebagian dari mereka adalah orang yang datang karena keluarganya masih hilang akibat terjangan longsor pada Sabtu (24/1) dini hari.

Warga langsung berkumpul saat iring-iringan ambulans yang membawa peti mati tiba di Pemakaman Tanah Mati. Satu persatu peti mati diturunkan lalu dikumpulkan tak jauh dari liang lahat.

BACA JUGA: Ratusan Rumah Terdampak Banjir & Longsor di Bondowoso

Salat jenazah pun langsung digelar saat seluruh peti mati tersusun rapi. Pelaksanaan salat terlihat begitu khidmat.

Setelah salat jenazah dilaksanakan, satu per satu peti jenazah diangkat kemudian dimasukkan dalam satu liang lahat dengan lebar sekitar 1,7 meter dan panjang sekitar 7 meter.

"Pemakaman ini diawali, tadi pagi kami menerima penyerahan 10 jenazah dari Rumah Sakit Sartika Asih. Tadi serah terima pagi-pagi jam 10. Lanjut kita ke sini, salat Jumat, setelah salat Jumat baru ke pemakaman ini," kata Sekda Kabupaten Bandung Barat Ade Zakir di lokasi.

Ade mengungkapkan, jenazah yang dilakukan pemakaman massal tersebut merupakan jenazah yang statusnya belum teridentifikasi. Pemeriksaan dari tim DVI, 10 DNA jenazah tersebut tidak ada yang cocok dengan DNA warga yang dilaporkan hilang akibat longsor.

"Jadi dari temuan Basarnas, diidentifikasi oleh tim DVI dengan berbagai metode tentunya, pengenalan fisik dan lain sebagainya. Di akhir sudah diambil sampel DNA-nya. Sampai kemarin barangkali belum ada sampel DNA yang cocok sehingga dikategorikan tidak teridentifikasi," ungkapnya.

Ade Zakir menambahkan ada 80 warga Desa Pasirlangu yang dilaporkan hilang dan diduga terkubur material longsor.

Dalam tiga minggu pencarian, ada 64 warga yang berhasil diidentifikasi dan berada dalam daftar 80 orang yang dilaporkan hilang atau berstatus dalam pencarian.

"Jadi 64 teridentifikasi dan sekarang 10 yang belum teridentifikasi, tetapi belum ada kepastian barangkali apakah ini warga (Pasirlangu) atau bukan," kata dia.

Oleh karena itu, Ade Zakir menambahkan pihaknya menyiapkan batu nisan Post Mortem (PM) dengan nomor.

"Jika nanti ke depan diketahui ada data atau fakta yang baru, atau ada tes DNA yang cocok, barangkali tinggal mengganti batu nisan," pungkas Ade Zakir. (mcr27/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potongan Tubuh Ditemukan di Gianyar, Ini Komentar Polda Bali soal Dugaan Korban WNA
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Momen Akrab Presiden Prabowo Buka Puasa Bersama Presiden MBZ
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Perang Pakistan-Afghanistan, WNI di Afghanistan Dilaporkan Aman
• 6 jam lalukompas.com
thumb
UNTR Bukukan Laba Bersih Rp14,8 Triliun Sepanjang 2025, Turun 24 Persen
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Kementerian ESDM Perjuangkan Panel Surya Dalam Negeri Agar Terhindar dari Tarif Impor Ratusan Persen AS
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.